Porosmedia.com, Bandung – Dunia perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya berlatar budaya, misteri, dan tradisi masyarakat Jawa. Film berjudul Tapak Getih dijadwalkan menggelar Gala Premiere pada 4 Oktober 2026 di Auditorium Bandung Creative Hub.
Berdasarkan materi promosi yang diterima Porosmedia.com, film karya sutradara Fadlan Zakaria ini diproduksi oleh OXMOSTUDIOS yang bekerja sama dengan Moza Khatulistiwa. Materi promosi film mengusung slogan “Biji Bunang Kabeh Bunang” serta keterangan “Dari Kisah Santet Nyata Tanah Jawa.”
Penyebutan tersebut perlu disikapi sebagai bagian dari konsep promosi film, bukan pembuktian bahwa praktik atau peristiwa supranatural dalam cerita merupakan fakta yang terverifikasi secara ilmiah.
Menghadirkan Cerita Misteri Berlatar Budaya Jawa
Dari materi visual yang beredar, Tapak Getih menampilkan atmosfer gelap dengan latar hutan, sejumlah karakter anak muda, serta sosok perempuan yang digambarkan bernuansa mistis. Pendekatan visual tersebut menunjukkan bahwa film ini mengandalkan unsur horor, misteri, dan budaya lokal sebagai pilar utama pembangun cerita.
Penggunaan istilah yang berkaitan dengan tanah Jawa menarik perhatian karena dunia mistis, santet, leluhur, ritual, dan kepercayaan masyarakat telah lama menjadi bagian dari cerita rakyat serta budaya populer Indonesia. Di sisi lain, film sebagai karya seni memiliki ruang untuk mengembangkan, mendramatisasi, dan memvisualisasikan kepercayaan tersebut sesuai kebutuhan narasi. Oleh karena itu, penonton perlu membedakan antara fiksi sinematik, legenda atau kepercayaan masyarakat, dan fakta terverifikasi.
Menampilkan Talenta dan Pemeran Muda
Materi poster mencantumkan sejumlah nama pemeran, antara lain Zahra, Rifky, Imas, Rifa, Alika, Ririe, Mak Jedor, Moza, dan Vicky. Kehadiran para pemeran tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan atmosfer cerita. Keterlibatan Fadlan Zakaria dicantumkan sebagai sutradara (A Film By Fadlan Zakaria).
Bagi industri kreatif lokal, produksi ini membuktikan bahwa Bandung dan Jawa Barat terus menyediakan ruang bagi karya audiovisual yang mengangkat kebudayaan Nusantara.
Antara Hiburan dan Kekayaan Cerita Lokal
Dalam beberapa tahun terakhir, film horor Indonesia tidak hanya mengandalkan unsur kejutan (jump scare), tetapi juga sering menjadikan mitologi, tradisi, kepercayaan lokal, dan persoalan sosial sebagai bahan pengembangan cerita. Dalam konteks tersebut, Tapak Getih hadir sebagai salah satu karya yang berupaya membawa nuansa mistis Tanah Jawa ke medium film.
Hal yang menarik bukan sekadar membuktikan kebenaran kisah supranatural di dalamnya, melainkan bagaimana sinema mengolah kepercayaan, simbol budaya, ketakutan, dan imajinasi masyarakat menjadi tontonan yang menarik. Pendekatan ini membutuhkan kehati-hatian agar penggambaran budaya dan kepercayaan masyarakat tidak disalahartikan sebagai klaim faktual.
Gala Premiere sebagai Momentum Awal
Gala Premiere di Auditorium Bandung Creative Hub menjadi momentum bagi tim produksi untuk memperkenalkan Tapak Getih kepada publik. Pemutaran perdana ini bukan sekadar ajang mengenalkan cerita, melainkan kesempatan bagi pembuat film untuk menunjukkan kualitas visual, akting, penyutradaraan, tata suara, dan pendekatan artistik yang digunakan. Respons penonton nantinya akan menjadi bagian penting dalam perjalanan film ini.
Ruang bagi Film Lokal
Kehadiran Tapak Getih turut memperkaya dinamika industri kreatif yang terus berkembang. Cerita lokal memiliki potensi naratif yang kuat apabila dikemas dengan pendekatan sinematik yang matang serta menghormati konteks budayanya. Pada akhirnya, penonton dapat menikmati Tapak Getih sebagai karya fiksi sinematik, sedangkan unsur tradisi, mitos, maupun kepercayaan di dalamnya dapat dipahami sebagai latar konteks cerita.
Porosmedia.com memandang perkembangan film lokal ini sebagai bagian dari dinamika kebudayaan dan industri kreatif Indonesia. Karya ini diharapkan mampu menghadirkan hiburan sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal kekayaan cerita Nusantara tanpa mencampuradukkan antara fiksi, kepercayaan, dan fakta.
https://www.instagram.com/p/DbqTciTndSH/?img_index=3&stkn=djFodGM3N3NteHZw
https://www.instagram.com/reel/DcRDvCnho9Z/?stkn=MXR2NG1haGhsMWZjOA==
https://www.instagram.com/p/Dbrv_2blIa0/?stkn=d2JzeWs5cmZoa3dy
https://www.instagram.com/p/DbxsI5FHVcM/?stkn=aWg4cXo3OTk3azdq







