Porosmedia.com, Bandung – Peta kekuatan layanan kesehatan di Kota Bandung kembali bertambah. Kehadiran Klinik Estetik Beyoutiful by dr. Tompi di Jalan Lombok No. 17, secara resmi memperluas opsi masyarakat dalam mengakses layanan estetika medis profesional di Kota Kembang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang hadir dalam peresmian tersebut pada Minggu (12/4/2026), mengapresiasi diversifikasi layanan kesehatan di wilayahnya. Menurutnya, perkembangan fasilitas medis saat ini tidak lagi hanya terpaku pada aspek kuratif (pengobatan), namun telah merambah ke kebutuhan estetika yang mampu meningkatkan kepercayaan diri masyarakat.
”Selama ini layanan kesehatan fokus pada aspek penyembuhan. Sekarang kita lengkapi dengan layanan estetik agar masyarakat juga bisa merasa lebih percaya diri,” ujar Farhan di sela-sela pembukaan klinik.
Lebih lanjut, Farhan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung tengah gencar mendorong sektor pariwisata berbasis layanan (service-based tourism). Dalam visi ini, layanan kesehatan diproyeksikan menjadi salah satu magnet utama bagi wisatawan yang datang ke Jawa Barat.
”Bandung tidak hanya menjadi tempat untuk dikunjungi secara konvensional, tetapi juga menjadi destinasi untuk mendapatkan layanan berkualitas, termasuk di bidang medis dan estetik,” tambahnya.
Di sisi operasional, Penanggung Jawab Beyoutiful by dr. Tompi, dr. Ali Sundoro, menegaskan komitmennya terhadap standar keamanan medis. Ia menyatakan bahwa orientasi utama klinik bukan sekadar hasil visual, melainkan keselamatan pasien (patient safety).
”Kami didukung oleh tenaga medis profesional, mulai dari dokter bedah plastik, anestesi, hingga perawat kompeten. Teknologi yang kami gunakan adalah teknologi terkini untuk memastikan hasil terbaik bagi warga Bandung,” jelas dr. Ali.
Sementara itu, Pendiri Beyoutiful, dr. Teuku Adifitrian atau yang akrab disapa dr. Tompi, menyoroti dinamika industri kesehatan estetika yang kian kompetitif, termasuk tantangan masuknya tenaga medis asing ke Indonesia.
Ia optimistis bahwa standar layanan lokal mampu bersaing secara nasional maupun global. Kehadiran cabang Bandung ini diharapkan mampu memperkuat daya saing industri kreatif-medis di Indonesia.
”Kami optimistis mampu memberikan pelayanan dengan standar yang baik, sekaligus mendukung penuh posisi Bandung sebagai destinasi layanan kesehatan unggulan,” pungkas dr. Tompi. (Red/PM)







