Berita  

Pintu Masuk Puskesmas dan Kantor Camat Weliman di Blokade Oleh Pemilik Lahan

Pintu Masuk Puskesmas dan Kantor Camat Weliman di Blokade Oleh Pemilik Lahan

Porosmedia.com, Malaka – Pintu masuk Puskesmas dan Kantor Camat Weliman Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, di blokade oleh pemilik lahan, Kamis (31/03/2022).

Akses jalan masuk ke Puskesmas dan Kantor Camat Weliman di tutup oleh pemilik lahan karena ingkar janji pemerintahan yang sebelumnya sampai sekarang.

Pemilik lahan Bapak Slomon (alm) dan ibu Kristina saat ditemui media mengatakan, “penutupan terjadi karena ingkar janji Pemerintah yang dulu Kabupaten Belu dari 2002 sampai saat ini Kabupaten Malaka karena dengan jaminan kedua anak saya mau di angkat jadi PNS dan tenaga kontrak daerah oleh Pemda yang dulu Belu dan sekarang Malaka,” ungkapnya.

“Sejak tanah ini kami serahkan dari tahun 2002 ada kesepakatan antara kami dan Pemerintah, bahwa nanti anak-anak bapak dan ibu akan di angkat jadi PNS atau tenaga honorer oleh Pemerintah. Namun sampai saat ini hanya ingkar janji, teko saja tidak diberikan oleh kedua anak saya setelah melihat nama-nama yang keluar kemarin,” ungkap mantan bidan Desa itu.

Baca juga:  Akses Jalan Dusun Takarabat Menuju Aitemuk Butuh Sentuhan Tangan Pemda Kabupaten Belu

Sementara itu, Keluarga Bapak Slomon (alm) dan Ibu Kris yang dikonfirmasi media ini membenarkan penutupan akses masuk ke Puskesmas dan kantor Camat itu.

“Itu benar, karena kami kecewa dengan janji pemerintahan sebelumnya mulai tahun 2002 untuk kami pemilik lahan sampai saat ini,” bebernya.

Pemblokadean jalan masuk itu terjadi karena ada ketidakpuasan keluarga Bapak Slomon Seran (alm) dan ibu Kristina Hoar sebagai pemilik lahan, atas perekrutan CPNS dan tenaga kontrak daerah di Kabupaten Malaka

“Sesuai perjanjian, dikemudian hari akan di angkat menjadi PNS/Tenaga Kontrak untuk yang bersangkutan. Tapi berjalannya waktu yang ada janji dan janji,” ungkap anak pertamanya, Arjun Seran.

Lanjutnya lagi Pemilik Lahan Arjun Yulianus seran (44) mengungkapkan, “kami tetap tutup jalan masuk ke kantor Camat dan Puskesmas sebelum ada persetujuan dan kesepakatan dari Pemerintah Kabupaten Malaka. Tidak boleh ada aktivitas di kedua gedung tersebut. Pemda Malaka harus mencari solusi terkait persoalan ini, biar pelayanan kesehatan dan pelayanan kantor Camat bisa berjalan lagi dengan normal,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *