Porosmedia.com, Surabaya – Aliansi Pecinta Satwa Liar Indonesia (APECSI) Mengapresiasi Sikap Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim
Setelah mendapat laporan tentang kondisi Gajah jantan Gonzales yang kakinya selalu di rantai sepanjang hari di Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Pada tanggal 4 Februari 2026, Tim SKW III KSDA Jatim melaksanakan kegiatan monitoring kondisi Gajah di Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, Gajah jantan Gonzales teramati berada di kandang peraga bersama Gajah betina Hilir. Pada saat monitoring berlangsung, Gajah Gonzales terlihat aktif bergerak berkeliling kandang peraga dengan pendampingan mahout (paeang Gajah).
Selain itu, Gajah Gonzales juga teramati melakukan aktivitas mandi dan berendam di kolam, serta berinteraksi dengan berbagai sarana pengkayaan (enrichment) yang tersedia di kandang peraga.
Aktivitas tersebut menunjukkan adanya pemenuhan kebutuhan perilaku alami dan stimulasi lingkungan.
Secara umum, Gajah-Gajah di Kebun Binatang Surabaya (KBS) sudah mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi sosial dengan kelompoknya serta melakukan aktivitas fisik (exercise) di kandang peraga secara bergantian dan berkala dengan Gajah lainnya, sesuai dengan pengaturan pengelolaan dan keselamatan.
Informasi dan laporan ini langsung di terima oleh pemerhati satwa liar Singky Soewadji yang juga koordinator Aliansi Pecinta Satwa Liar Indonesia (APECSI).
Dan perlu di ketahui pula, Kebun Binatang Surabaya (KBS) juga telah meniadakan atraksi tunggang Gajah sesuai instruksi Ditjen KSDAE Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
Semoga komitmen Kebun Binatang Surabaya (KBS) bisa di tiru Lembaga Konservasi lain, dan sikap cepat tanggap BBKSDA Jatim juga bisa di tiru oleh Balai dan Balai Besar KSDA wilayah lain.
Kau Peduli, Aku Lestari.
Salam Lestari !







