Berita  

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022

Syarifah Tun Naza
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022

Porosmedia.com, Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2022 Kepolisian Resor (Polres) Kota Tangsel, di halaman Polres Tangsel, Jumat (22/04/2022).

Bertindak sebagai Inspektur Apel, Benyamin Davnie membacakan Amanat Kapolri Jend. Drs Listyo Sigit Prabowo, bahwa Pemerintah telah menetapkan libur nasional hari raya Idul Fitri 1443 H pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 dan menetapkan cuti bersama Idul Fitri pada tanggal 29 April dan 4 sampai 6 Mei 2022.

“Tahun ini pemerintah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakan dan berkumpul bersama keluarga. Kegiatan Mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan di jalur lintas masyarakat saat mudik,” ucap Benyamin dikutip dari laman Kabartangsel, Minggu (24/04/2022).

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022

Lebih lanjut, Polri bersama TNI dan Pemerintah Daerah akan melaksanakan operasi ketupat selama 12 hari. Mulai dari tanggal 28 April hingga 9 Mei 2022.

“Dengan fokus pengamanan 101.700 obyek di seluruh Indonesia baik Masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara,” terangnya.

Baca juga:  Sinergi Petugas Gabungan Optimalkan Operasi Yustisi

Dalam pelaksanaannya operasi ini akan melibatkan 144.392 personel pengamanan gabungan. Dengan rincian 87.880 personel Polri, 13.2877 personel TNI, dan 43.225 personel yang berasal dari instansi terkait di lingkungan Tangsel antara lain Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya.

“Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.710 pos pengamanan dan 734 pos pelayanan serta 258 pos terpadu,” ujarnya.

Disampaikan pula untuk selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan seluruh stakeholder untuk memberikan rasa aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri. Diantaranya dengan terus menggelar vaksinasi untuk mengejar target.

“Khususnya Jawa Bali mencapai 100 persen untuk dosis kedua, booster 30 persen dan lansia 70 persen. Disertai dengan berbagai upaya pencegahan untuk melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *