Perkuat Fasilitas Pendidikan, ParagonCorp Salurkan Wakaf Rp 2 Miliar untuk Pembangunan Gedung di Unpad

Avatar photo

Porosmedia.com, kab. Sumedang Jatinangor – Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menerima donasi wakaf sebesar Rp 2 miliar dari ParagonCorp yang dialokasikan khusus untuk pembangunan Gedung Kelas Bersama. Penyerahan dana tersebut dilakukan secara simbolis oleh Executive Vice President and Chief Administration Officer ParagonCorp, Miftahuddin Amin, kepada Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Jumat (13/2/2026).

​Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menandai sinergi strategis antara sektor korporasi dan institusi pendidikan dalam pemanfaatan instrumen filantropi Islam untuk pembangunan fisik kampus.

​Ketua Lembaga Wakaf Unpad sekaligus Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan, dan Pengelolaan Bisnis, Prof. Maman Setiawan, menjelaskan bahwa kontribusi dari ParagonCorp ini masuk dalam kategori Wakaf Melalui Uang.

​”Unpad mengelola berbagai skema wakaf. Berbeda dengan Wakaf Uang yang bersifat dana abadi untuk dikelola hasilnya, Wakaf Melalui Uang seperti yang diserahkan Paragon bersifat lebih spesifik peruntukannya, yakni langsung diarahkan pada program pembangunan fasilitas tertentu,” ujar Prof. Maman.

Baca juga:  Enam Bulan Menunggu Jawaban, Guru PPPK Bandung Harapkan Dialog Terbuka dengan Wali Kota

Sepanjang tahun lalu, Lembaga Wakaf Unpad telah menjalankan dua program unggulan:

  1. Wakaf Sauyunan: Difokuskan pada aspek bantuan sosial seperti beasiswa mahasiswa, bantuan riset, dan pemberdayaan UMKM.
  2. Wakaf Gedung Kelas Bersama: Fokus pada pengembangan sarana dan prasarana fisik untuk menunjang kegiatan akademik.

​Miftahuddin Amin menyatakan bahwa langkah ini merupakan respons nyata atas kebutuhan fasilitas ruang pembelajaran yang lebih memadai guna mendukung optimalisasi proses perkuliahan di Unpad.

​“Inisiatif ini lahir dari diskusi mendalam dengan pihak universitas mengenai pentingnya ketersediaan ruang kelas yang berkualitas. Kami ingin menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional melalui skema wakaf, yang saat ini juga terus diperkuat pengelolaannya oleh pemerintah,” ungkap Miftahuddin.

​Pembangunan Gedung Kelas Bersama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas daya tampung kelas, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih modern dan inklusif. Bagi Unpad, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan wakaf yang transparan dan profesional mampu memberikan dampak berkelanjutan, baik bagi civitas akademika maupun masyarakat luas secara umum.

Baca juga:  SMPN 53 Gelar Workshop Penguatan Karakter

​Dengan penandatanganan kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus mengawal proses pembangunan agar manfaat dari dana wakaf tersebut segera dapat dirasakan oleh mahasiswa.

Sumber Utama: Kanal Media Unpad