Porosmedia.com, Bandung – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dirayakan secara berbeda oleh komunitas Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI). Melalui gelaran Merdeka Ride & Evoria Rally 2026 di Bali, ribuan anggota komunitas sepeda motor besar dari berbagai daerah berkumpul mengombinasikan kegiatan riding, kepedulian sosial, dan penguatan nilai kebangsaan.
Ketua Umum HDCI Pusat, Ahmad Sahroni, yang membuka langsung rangkaian kegiatan tersebut menegaskan pentingnya transformasi peran komunitas menuju kontribusi sosial yang konkrit. Menurutnya, eksistensi HDCI tidak boleh terbatas pada hobi dan aktivitas internal semata, melainkan harus berdampak langsung bagi masyarakat luas.
”Saya ingin HDCI terus tumbuh, bukan hanya besar sebagai komunitas dan keluarga, tetapi juga besar manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Sahroni di Bali, Sabtu (15/8/2026).
Sebagai wujud kepedulian sosial, HDCI bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan bantuan perlindungan jaminan sosial kepada 5.000 pengemudi ojek dalam jaringan (ojol). Dukungan tersebut mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan masa kepesertaan yang diperpanjang hingga tiga tahun.
Sahroni menilai, pengemudi ojol memiliki tingkat risiko kerja yang tinggi di jalan raya sehingga memerlukan perlindungan sosial yang memadai.
”Semangatnya sederhana: merayakan kemerdekaan dengan kebersamaan dan berbagi. Kami berharap program perlindungan ini membantu para pengemudi ojol agar dapat bekerja dengan lebih tenang dan terlindungi,” tuturnya.
Selain aspek sosial, Merdeka Ride 2026 juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi. Sejumlah unit Harley-Davidson klasik keluaran tahun 1984 hingga 1990 turut serta dalam konvoi yang melintasi rute menuju Pulau Dewata dengan mengibarkan bendera Merah Putih.
Melalui perpaduan kegiatan turing, promosi pariwisata daerah, serta aksi kemanusiaan, HDCI berupaya menegaskan bahwa nilai brotherhood dalam komunitas otomotif dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (AR/Red)







