Sosial  

Menangkal Radikalisme, Kodam III/Slw Membentuk Kampung Pancasila

Bandung, porosmedia.com – Upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi yang terjadi di Indonesia. Khususnya di wilayah teritorial untuk menangkal kemungkinan ancaman radikalisme. Terlebih, perkembangan kelompok-kelompok radikal yang bertentangan dengan ideologi Pancasila terus berkembang dengan sangat pesat di tengah masyarakat.

Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi telah membentuk Kampung Pancasila. Hal itu dibenarkan oleh Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, saat dikonfirmasi di Kantor Pendam III/Slw Jalan Aceh No. 69 Kota Bandung, Jabar, Minggu (27/2/2022).

Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto mengatakan, Kampung Pancasila telah terbentuk yang juga sesuai arahan dari Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman pada kunker ke Kodam III/Slw. Kampung Pancasila itu telah diresmikan oleh Bupati Garut H. Rudy Gunawan. Pada waktu yang sama juga sekaligus melakukan peresmian Jembatan Gantung di Kampung Cimangke Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, pada Minggu 27 Februari 2022 siang tadi.

“Kampung Pancasila yang terbentuk itu, adalah upaya Kodam menyiapkan dengan tujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan, juga kobarkan semangat Nasionalisme yang berdasarkan Pancasila,” katanya.

Baca juga:  Kapolres Pekalongan Anjangsana ke Anggota, Warakawuri dan Purnawirawan di Hari Bhayangkara

Sementara jembatan gantung yang baru saja diresmikan lanjut Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, jembatan yang menghubungkan dua wilayah yakni menghubungkan Kampung Cimangke Desa Cijambe dengan Kampung Sirnamekar Desa Cigadog.

Selain itu dikatakannya bahwa, TNI dalam pelaksanaan hal tersebut merupakan gagasan dari Pangdam III/Slw melaksanakan latihan di daerah Garut, diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut, TNI dan rakyat adalah satu dan tidak bisa dipisahkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 062/TN, Danrindam III/Slw, Dandim 0611/Garut, Dandim 0619/Purwakarta, Camat Cikelet, Danramil 1122/Cikelet, Kepala Desa Cijambe, Plt Kepala Desa Cigadog, tokoh adat, toga, dan tomas.

Di akhir kegiatan pemberian Sembako, diserahkan secara simbolis oleh Danrem 062/TN, Danrindam ÌII/Slw, Bupati Garut, Dandim 0611/Garut kepada masyarakat setempat dan gunting pita oleh Bupati Garut tanda diresmikannya Jembatan Gantung, tukasnya. (Pendam III/Siliwangi/jt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *