Lingkar Puan Bukan Hanya Slogan Peduli Pada Negeri

Jajat Sudrajat

Bandung, porosmedia.com – Puluhan penggiat politik mengatasnamakan Lingkar Puan sepakat mendukung dan mengantar Dr. (H.C) Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S. Ikom, peduli anak negeri, Selasa (22/02/2022) dalam acara Deklarasi Nasional dan Pengukuhan DPP Lingkar Puan ( Lingkaran Masyarakat Peduli Anak Negeri) di Hotel Ahadiat, Kota Bandung,

pada acara yang diawali dengan tari penyambutan tamu khas budaya Sunda, disaat Pembina Lingkar Puan drg. Hermes Kiemas bersama istri dan rombongan memasuki aula hotel Ahadiat.

sontak para panitia deklarasi bersiap dan mengawali acara dengan lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri sebagai refleksi bagi para anggota sebelum dikukuhkan di Lingkar Puan.

sela waktu, pembawa acara langsung memberi sambutan kehangatan bagi semua tamu undangan. di sesi sambutan pertama Ketua Pelaksana yang dilanjutkan oleh Pembina.

dalam paparan sambutannya, pembina Lingkar Puan drg. Hermes Kiemas mengaku bahwa dirinya bukan siapa siapa. tapi dalam wadah ini sangat merestui. artinya lingkaran kecil ini bisa menjadi besar. dan saya menganggap lingkaran ini pertahanan dalam politik yang luar biasa. masuknya pun pada titik kepedulian masyarakat secara menyeluruh, terang Paman dari keponakan yang lahir tanggal 6 September 1973.

Baca juga:  Di Tasikmalaya, Warga Meneriakan Rizal Ramli Presiden

 

dasar sejarah, lanjut drg. Hermes Kiemas mengajak para undangan memahami Pancasila dan proklamasi 17 Agustus 1945. artinya Ia mengatakan semua gerakan dalam mengisi kemerdekaan dilakukan dengan gerakan kecil. kini di Lingkar Puan harus memiliki prilaku ‘move on politik’. “percaya, jika memiliki sikap ini. akan bertahan dan berjaya”, pesannya.

dalam gerakan politik juga, lingkaran ini harus sadar. kenapa ? ajak memahami undangan. karena tambah Adik Taufik Kiemas (Alm) ujungnya yang menentukan adalah Partai Politik yang menentukan karier politik seseorang. namun, lihat saja nanti, siapa yang bisa memberi tanggung jawab terhadap masyarakat, tak lain adalah gerakan politik yang dimulai dari lingkaran kecil seperti ini, tegas dokter gigi ini.

drg. Hermes Kiemas yang sangat mencintai tanah Pasundan ini berharap ada mesin penggerak dalam lingkaran masyarakat yang peduli terhadap anak negeri. tapi perlu disadari juga perputaran politik itu dinamis. untuk itu, kembalikan bahwa cita-cita manusia yang paling tinggi itu, tetap ada ridho Illahi, pungkasnya yang diakhiri ucapan Merdeka, Merdeka, Merdeka !!!

Baca juga:  Politik di Indonesia sudah Mencair tidak Terkotak - kotakan

rasa semangat, pembina diserukan kembali oleh Tigor Mulo Horas, SH selaku Ketua Umum Lingkar Puan ( Lingkaran Masyarakat Peduli Anak Negeri) menurut Tigor ini adalah gerakan politik anak negeri. artinya gerakan peduli sesama anak negeri dari ibu pertiwi. ” kebanggan kami, bahwa Puan Maharani adalah perempuan pertama menjabat Ketua DPR RI, Megawati, perempuan pertama Presiden RI dan Soekarno proklamator bangsa ini.

maka dari itu, kembali kepada kata kunci ajak Tigor bahwa semua anak negeri perlu bersatu dan menjadi bagian kecil nahkoda membantu pemerintah lewat Lingkar Puan. karena hemat kami, tambah Tigor, Lingkar Puan bukan slogan semata. tapi membantu kekuatan negeri ini menjadi lebih besar dan harum di kancah internasional, tegas Tigor Mulo Horas, SH.

selanjutnya acara deklarasi dikukuhkan dengan pemberian petaka oleh Pembina drg. Hermes Kiemas bagi pengurus terpilih diantaranya Ketua Umum; Tigor Mulo Horas, SH., Sekretaris Jendral ; Jachja Taruna Djaja, Wakil Sekretaris ; Veronica Wiwin Widarini, SE, Bendahara Umum ; Steven Pratama, ST.,MT, Wakil Bendahara ; Melva Sihombing, Departemen & Sumber Daya Manusia ; Totok M, Budi Syaeful Bahri, Chayin Basuki, Departemen Politik, Ideologi dan Hubungan Pemerintahan ; Dedi Syahrul Alam, Widdy Mokoginta, S.Sos.

Baca juga:  Wakil Ketua DPD Golkar Kota Cimahi Menilai, Penunjukan Calon Wali Kota Cimahi Langsung dari DPP Golkar Cacat Hukum

Selain itu, Departemen Pendidikan, Pemuda & Olahraga ; Ramadhan Rahman, Setiyadi Sudarmanto, S.Kom, Enricho, Departemen Seni, Budaya dan Pariwisata ; Ajat Sudrajat, Hj. Endah Kushaeti, Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Sosial ; Faulina F. Nurhawa, Suharti Pasaribu, Sri Mulyati, Departemen Pertanian, Peternakan dan Pertanian ; Yudhi Antono, Bima Hamzah, Eriena Yuniar SE.

ditambah pengurus Departemen Lingkungan Hidup & Penanggulangan Bencana ; Danny Ramang, MRM, Priyo, H. Jiwan Suwarya, SH., MH, Departemen UMKM, Ekraf dan Digital ; Supriyatna, AMd.Kom, M. Ilyas Pratama P, ST.,M.BA, Departemen Komunikasi, Publikasi & Pelayanan Publik ; Erwan Aldiman, E Cahya Santoso, ST, Chevi Hediayana, SE, Departemen Hukum & Hak Asasi Manusia (HAM) ; Andre Milo Pelawi, Dendi Ari Galuh, SH, MH, Xavier Novian, SH, Departemen Kesehatan dan Sosial ; dr. Astrya Novita, dr. Lebih Astuti, Santi Indrawati, SH dan Departemen Keamanan ; Abdul Mutholib, Mamat Rahmat, Jendra Suryaatmadja. (jt)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *