Ketum JMSI Teguh Santosa Hadiri Gala Dinner dan Kick Off HPN 2026: Momentum Evaluasi Pers dan Penguatan Ekosistem Media Nasional

Avatar photo

Porosmedia.com, Serang – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, menghadiri rangkaian kegiatan Gala Dinner dan Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang berlangsung di Provinsi Banten pada 29–30 November 2025. Agenda ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang strategis bagi insan pers untuk melakukan konsolidasi dan evaluasi terhadap peran media di tengah perubahan besar ekosistem digital.

Gala Dinner digelar di Gedung Negara Provinsi Banten pada Sabtu malam (29/11/2025). Pemerintah Provinsi Banten diwakili oleh Asisten Daerah III, Deni Hermawan, yang menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pembentukan ekosistem pers yang profesional, sehat, dan adaptif terhadap dinamika informasi nasional. Hadir pula Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, serta unsur dari berbagai organisasi konstituen Dewan Pers.

Kehadiran para pimpinan pusat dan daerah ini menandai pentingnya membangun penyelarasan visi antarlembaga pers. Dalam pertemuan itu, para pemimpin organisasi media berdiskusi tentang urgensi memperkuat kualitas jurnalisme, tantangan keberlanjutan media digital, serta perlunya menegakkan etika dan integritas di tengah kontestasi ruang informasi yang semakin ketat.

Baca juga:  Pangdam III/Slw Terima Kunker Komisi I DPR RI

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa dunia pers tidak hanya membutuhkan seremonial, tetapi kerja-kerja konkret untuk memastikan industri media tetap hidup, independen, dan mampu menjalankan fungsi sosialnya.

Agenda dilanjutkan pada Minggu pagi, 30 November 2025, dengan Kick Off HPN 2026 yang diawali jalan sehat bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri memimpin langsung pelepasan peserta, yang terdiri dari ratusan insan pers dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa pers adalah salah satu mitra penting bagi institusi Polri. Ia berharap hubungan kerja sama yang konstruktif antara kepolisian dan insan pers tetap terjaga, terutama dalam menghadirkan informasi publik yang akurat, bertanggung jawab, dan bebas dari distorsi yang dapat mengganggu stabilitas sosial.

“Terima kasih kepada insan pers di seluruh Indonesia. Kebersamaan Polri dan pers harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujar Kapolri.

Pernyataan ini sekaligus membuka ruang diskusi lebih luas mengenai bagaimana kemitraan antara pers dan institusi negara harus tetap dihormati batasnya. Pers dituntut menjaga independensi dan kontrol sosial, sementara Polri memiliki tugas mengayomi dan menjamin kebebasan pers sesuai amanat undang-undang. Kemitraan tidak boleh berubah menjadi kedekatan yang membuat fungsi kritis media melemah.

Baca juga:  Teguh Santosa Terpilih Aklamasi, Kembali Nahkodai JMSI 2025–2030

Rangkaian Gala Dinner dan Kick Off HPN 2026 ini berlangsung hangat dan penuh keakraban. Namun di balik suasana tersebut, terdapat PR besar yang perlu dijawab bersama:

Mampukah pers nasional memperkuat integritas di tengah tekanan politik, ekonomi, dan algoritma digital?

Bagaimana media siber dapat bertahan secara bisnis tanpa mengorbankan kualitas pemberitaan?

Sejauh mana organisasi pers dapat mendorong lahirnya regulasi yang melindungi jurnalisme berkualitas dan mencegah praktik disinformasi?

Banten sebagai tuan rumah HPN 2026 diharapkan menjadi titik awal refleksi baru. Gelaran puncak pada Februari 2026 mendatang bukan sekadar perayaan, tetapi momentum korektif bagi seluruh pemangku kepentingan pers di Indonesia.