Dorong Masyarakat Religius, DKM Asy-Syukur Cijerah Intensifkan Pengajian Rutin

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Pengajian rutin warga di lingkungan RW 02 Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, terus menunjukkan tren positif. Antusiasme masyarakat setempat kian meningkat dalam mengikuti program literasi keagamaan yang diselenggarakan secara konsisten.

​Di bawah kepemimpinan Ketua DKM Masjid Asy-Syukur, Ustadz Yusuf Arifin, pembinaan keagamaan telah berlangsung selama bertahun-tahun melalui serangkaian agenda terstruktur. Program tersebut meliputi kajian tafsir Al-Qur’an khusus jamaah wanita setiap Senin, kajian fikih usai salat Subuh setiap Sabtu, hingga pengajian umum setiap Selasa malam selepas salat Isya.

​Berpusat di Masjid Asy-Syukur, Gang Sukarame, Cijerah, forum pengajian ini mengulas berbagai disiplin ilmu keagamaan, mulai dari fikih, tauhid, tasawuf, hingga tafsir Al-Qur’an.

​”Kami berupaya secara berkelanjutan membangun karakter masyarakat yang religius secara bertahap. Hal ini didasari pemahaman bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim,” ujar Ustadz Yusuf Arifin saat ditemui di lokasi, Selasa malam.

​Dalam pelaksanaannya, kajian keagamaan ini melibatkan sejumlah penceramah lokal yang berkomitmen membagikan keilmuan secara sukarela bagi kemakmuran masjid dan pembinaan warga.

Baca juga:  Cimindi Terendam: Menagih Tanggung Jawab Nyata Pemkot Cimahi Atas Banjir Tahunan

​Meski demikian, Yusuf menggarisbawahi pentingnya regenerasi dai dan ulama di tingkat lokal. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk memfasilitasi pendidikan agama anak ke jenjang yang lebih tinggi menjadi kunci keberlanjutan dakwah.

​”Harus ada kekhawatiran bersama jika di masa depan suatu wilayah kehilangan generasi penerus ulama. Oleh karena itu, kami mengimbau warga yang memiliki kemampuan finansial agar dapat mengarahkan anak-anaknya menimba ilmu di pesantren, bahkan hingga jenjang pendidikan tinggi,” lanjutnya.

​Kegiatan keagamaan di wilayah RW 02 Cijerah sendiri tergolong padat. Selain jadwal rutin di Masjid Asy-Syukur, terdapat pula agenda pengajian pada hari Rabu, malam Kamis, malam Jumat, hingga hari Minggu di beberapa lokasi lain di lingkungan RW tersebut.

​DKM Masjid Asy-Syukur berharap masyarakat dapat memanfaatkan ruang-ruang kajian ini di tengah kesibukan harian. Sinergi antara pengurus DKM, tokoh agama, dan warga dinilai menjadi modal utama dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang religius dan berakhlak. (MD)