AKAR Dorong Pertumbuhan Ekosistem Ekonomi Digital

Garut, porosmedia.com – Jawa Barat menjadi salah satu provinsi tujuan utama dari Gerakan Akselerasi Karya Rakyat (AKAR) Digital yang dicetuskan oleh Lazada Indonesia (Lazada), salah satu perusahaan eCommerce di Indonesia, sejak tahun lalu.

Berbagai kota di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Garut, dinilai memiliki potensi besar untuk turut menjadi kontributor penting dalam pertumbuhan ekosistem ekonomi digital, dilihat dari terus meningkatnya jumlah penjual usaha kecil dan menengah (UKM) dari Kabupaten Garut yang melayani pelanggan dari seluruh Indonesia melalui platform Lazada.

Gerakan AKAR Digital Lazada untuk Jawa Barat belum lama ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (27/01/2022) dan Kabupaten Garut adalah salah satu sasaran program.

Gerakan AKAR Digital bertujuan untuk mendukung dan memberdayakan seluruh pahlawan ekonomi digital, mulai dari pemilik UKM hingga pekerja logistik, yang berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian digital di Indonesia.

Melalui inisiatif ini, Lazada melakukan berbagai upaya pemberdayaan, termasuk diantaranya menjalankan program pelatihan dan pendampingan untuk pebisnis lokal yang ingin terus menumbuhkan bisnisnya secara berkelanjutan di era digital.

Baru-baru ini Lazada juga bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Garut untuk menjalankan program pelatihan untuk Industri Kecil Menengah (IKM).

Baca juga:  Sinergitas Pemkab Purwakarta dan APDESI

Di tengah acara pelatihan Pemasaran Digital untuk IKM yang diselenggarakan oleh Dinas Industri, Perdagangan dan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM), Kabupaten Garut, Jawa Barat, SVP, Seller Operations, Lazada Indonesia, Haikal Bekti Anggoro mengatakan

“Data internal Lazada mencatatkan adanya pertumbuhan jumlah penjual yang berdomisili di Kabupaten Garut dan aktif berjualan di Lazada sebesar lebih dari 2 kali lipat selama tahun 2021. Sementara, jumlah pesanan yang diterima penjual di Kabupaten Garut ini bahkan tumbuh lebih cepat lagi. Ini menunjukkan UKM di Kabupaten Garut dengan produk jualannya memiliki potensi besar untuk terus berkembang, selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari seluruh Indonesia.”

Dalam pelatihan Pemasaran Digital tersebut, di hadapan pelaku bisnis dari IKM yang berasal dari berbagai kecamatan dan industri di Kabupaten Garut dan merupakan IKM binaan Disperindag & ESDM dan PT Permodalan Nasional Madani (PMN), tim Lazada menekankan teknik-teknik mendasar pemasaran digital yang bisa dilakukan ketika berjualan melalui platform eCommerce.

Topik yang dibahas diawali dengan cara mendaftarkan produk dengan baik agar mudah ditemukan oleh pelanggan, teknik marketing di media sosial, hingga panduan untuk melakukan iklan secara online maupun menggunakan jasa influencer seperti selebgram.

Baca juga:  Tumbuhkan Toleransi dan Lawan Stunting Lewat ATM Beras dan Buruan SAE

Partisipasi Lazada dalam acara ini juga mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati Garut, dr. H. Helmi Budiman. Dalam sambutannya, Helmi mengatakan.

 

“Pemerintah Kabupaten Garut sejak lama memberikan perhatian kepada para pelaku UKM, terlebih dengan potensi UKM di Garut yang beragam, mulai dari makanan, kerajinan hingga fesyen. Kehadiran Lazada untuk memberikan pelatihan mengenai pemasaran digital kepada para UKM, khususnya yang ada di Kabupaten Garut ini diharapkan bisa mendorong bertumbuhnya banyak pengusaha sukses yang akan turut serta berkontribusi kepada pertumbuhan perekonomian Garut.”

Acara pelatihan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Garut, Drs. H. Nia Gania Karyana, M.Ec.Dev serta Pimpinan PNM Cabang Garut, Abu Hassan.

“Produk-produk seperti busana muslim, jaket dan tas berbahan kulit, serta makanan seperti bakso aci ini memang mendominasi permintaan yang diterima penjual di Garut. Selain produk-produk tersebut, memang kategori Fesyen dan FMCG (fast-moving consumer goods) di Kabupaten Garut secara keseluruhan mengalami pertumbuhan yang pesat, sehingga menjadi peluang untuk penjual di sini untuk melebarkan bisnisnya ke dunia online,” tambah Haikal.

Pelatihan pemasaran digital untuk UKM ini hanyalah salah satu dari berbagai inisiatif yang dikembangkan Lazada demi mendorong pertumbuhan UKM di Kabupaten Garut.

Baca juga:  Pemkot Bandung Operasi Pasar Untuk Menekan Harga Minyak Goreng Curah

Sejak Desember tahun lalu, tim Lazada juga telah membuka kelas pelatihan bertemakan “Lompat KeLaz – Meraih Cuan Bersama Lazada” yang akan berlangsung hingga Maret 2022 mendatang. Kelas ini akan difasilitasi oleh tim dari Lazada University dengan mengundang pembicara dari Lazada maupun pembicara pakar lainnya.

Haikal mengatakan, “Kami berharap kehadiran kami di Kabupaten Garut bisa membantu pengusaha lokal untuk lebih memahami dan memanfaatkan peluang yang ada di ranah digital. Kami juga membentuk komunitas Lazada Club di Kabupaten Garut yang bisa menjadi ruang bagi pengusaha lokal untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman berjualan online.”

Lazada akan terus menjalankan berbagai inisiatif lainnya untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di Indonesia, sesuai dengan misi Lazada, untuk mempercepat perkembangan di Indonesia melalui perdagangan dan teknologi. Bagi pengusaha lokal, khususnya yang berdomisili di Garut, Tasikmalaya serta Bandung, yang ingin berkembang di ranah digital, bisa bergabung dengan di kelas pelatihan daring “Lompat KeLaz – Meraih Cuan Bersama Lazada” dengan mendaftar di lzd.co/lompatkelaz. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *