Peringati HUT ke-81 TNI, Kogartap II/Bandung Gelar Open Tournament Catur Piala Panglima TNI 2026

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Komando Garnisun Tetap (Kogartap) II/Bandung resmi menggelar Open Tournament Catur Piala Panglima TNI Tahun 2026 di Gedung Graha Tirta Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (20/9/2026).

​Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain sebagai wadah kompetisi, turnamen ini diselenggarakan untuk mempererat silaturahmi serta memperkokoh kebersamaan antara TNI, Polri, insan olahraga, dan masyarakat luas.

​Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya TNI M. Khairil Lubis, membuka kegiatan ini secara resmi mewakili Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakannya, disampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, prajurit TNI-Polri, official, panitia, serta jajaran mitra yang mendukung terselenggaranya ajang tersebut. Olahraga catur dinilai memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter, ketelitian, konsentrasi, sportivitas, hingga ketajaman mengambil keputusan.

​Antusiasme tinggi terlihat dari latar belakang peserta yang beragam. Kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh personel aktif TNI dan Polri, tetapi juga komunitas catur serta masyarakat umum dari pelbagai wilayah di Tanah Air.

Baca juga:  Dicky Saromi, terpilih Kemendagri Jadi Pj Wali Kota Cimahi, Pelantikannya Bertepatan Hari Santri 

​Sejumlah pejabat dan tokoh olahraga nasional turut hadir menyaksikan pembukaan acara. Di antaranya unsur Forkopimda Jawa Barat dan Kota Bandung, Ketua Umum KONI Pusat, Ketua Umum KONI Jawa Barat, perwakilan PB Percasi, Ketua Umum Pengprov Percasi Jawa Barat, Ketua Dewan Pembina PB Percasi Ir. Eka Putra Wirya, Pembina PB Percasi GM Utut Adianto, serta Ketua NPC Jawa Barat Hery Susanto.

​Penyelenggaraan Open Tournament Catur Piala Panglima TNI 2026 ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi dan kemanunggalan TNI-Rakyat, tetapi juga menjadi ruang pembinaan berkelanjutan guna melahirkan atlet-atlet catur berprestasi yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional.