10 Fun Fact Enaknya Punya Pacar Mahasiswa Perhotelan

Jajat Sudrajat

Jakarta, porosmedia com  – Kamu tahu nggak? Walaupun di luaran sana, banyak orang yang menghina jurusan Perhotelan dengan sebutan ‘jurusan pembantu’, akan tetapi, para alumni jurusan Perhotelan merupakan pemuda-pemudi bermental baja lho.

Tidak ada jurusan yang lebih tangguh dari mahasiswa/i jurusan perhotelan dengan mental bajanya. Sebab, alumni jurusan Perhotelan sudah teruji tangguh dan kelak akan menjadi sosok yang hebat dalam rumah tangga.

Berikut 10 fun fact, enaknya punya pacar mahasiswa perhotelan:

1. Alumni jurusan perhotelan punya prospek masa depan menjanjikan.

Siapa sih yang mau lulus kuliah dari jurusan yang prospek karier di masa depannya sulit? Memangnya nanti anak-istri mau dikasih makan cinta?

Alumni perhotelan tidak seperti itu, sebab industri pariwisata sedang berkembang pesat, hal tersebut tak lepas dari tumbuhnya dunia bisnis perhotelan.

Itu artinya, prospek karier alumni jurusan Perhotelan sangat luas. Mulai dari hotel-hotel yang ada di kota besar sampai hotel yang berada di lokasi-lokasi wisata populer.

2. Anak Perhotelan biasanya rendah hati.

Mereka terbiasa mengikuti berbagai training, seperti restaurant service dan table manner. Ini mengajarkan kepada alumni Perhotelan, soal kerendahan hati, karena mereka tahu sekali rasanya kerja dari bawah dan bagaimana rasanya kerja tidak dihargai orang lain. Sehingga mereka akan lebih bisa menghargai orang lain.

Baca juga:  Dicky Janji Pendapatan DiKota Cimahi Banyak Potensi Untuk Digali Menambah Pendapatan Kota Cimahi

3. Mereka itu pasti bisa masak.

Benar sekali, karena mahasiswa Perhotelan melewati training kitchen. Memiliki pasangan bisa masakin kamu, itu pasti sweet banget.

Buat cowok, keahlian memasak ceweknya pasti jadi nilai tambah yang besar banget. Sedangkan, jika kamu cewek, dapat pasangan cowok perhotelan, pasti bahagia karena dapat berbagi tugas memasak dengan pasanganmu nanti.

4. Jika sudah menikah, kamu butuh yang mengurus rumah dan anak perhotelan ahlinya.

Dimulai dari laundry hingga kebersihan dan kerapian rumah. Buat mereka, semua itu tak masalah. Anak Perhotelan sudah lulus training laundry, roomboy, dan bersih-bersih.

Bahkan, salah satu yang disebut ‘ujian mental’ buat anak jurusan perhotelan adalah bersih-bersih toilet umum lho!

Hal tersebut diartikan, tidak ada kerjaan sejorok apapun yang anak perhotelan tidak bisa jalankan. Ketika jadi partner bersih-bersih rumah, anak perhotelan juaranya!

5. Mereka biasanya bisa membawa diri dengan baik.

Anak perhotelan bersikap sesuai tempat dan situasi, salah satunya, berkat training banket yang mereka ikuti.

Baca juga:  9 Jenis Cacing pada Kucing yang Perlu Diketahui – Bagian 2

Terbayang dong, ketika pacarmu bisa membawa diri dengan baik di depan orang tua, pasti restunya pun segera kamu dapatkan.

6. Anak Perhotelan memiliki mental baja.

Mereka terbentuk menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah menyerah, sebab sudah sering ditempa selama kuliah. Ketika mereka diminta bersih-bersih toilet, hingga mereka harus bekerja di dapur.

Sudah menjadi rahasia umum, jika kehidupan di dapur itu termasuk keras. Mulai dari mengupas puluhan kilogram bawang putih, sampai ketika melakukan kesalahan sedikit saja ketika merapikan kamar hotel.

Namun pada akhirnya, pasti itu menjadi pengalaman berharga banget, untuk semua lulusan perhotelan.

7. Lulusan Perhotelan adalah pribadi pekerja keras yang pantang menyerah.

Sebab mereka tahu betul, peran sekecil apapun di industri jasa perhotelan itu krusial dan memiliki tanggung jawab besar untuk nama perusahaannya.

Dalam tangan mereka, ada tanggung jawab besar. Kini, kualitas mental profesional seperti itu sulit banget ditemukan.

8. Anak Perhotelan tumbuh jadi sosok yang sensitif dan bertanggung jawab.

Baca juga:  Vivo V23 5G Meluncur 25 Januari, Ini Harga dan Spesifikasinya

Dalam pekerjaannya sehari-hari, mereka memiliki tujuan merawat orang-orang, agar merasa nyaman. Udah kebayang dong, jika pasanganmu adalah orang yang sensitif kalau itu soal kenyamananmu?

9. Anak Perhotelan itu cakep-cakep.

Bener, kan? Kenyataan memang demikian. Biasanya, anak-anak Perhotelan itu tinggi-tinggi dan cakep-cakep.

Karena, saat seleksi masuk, ada beberapa universitas yang menggunakan seleksi fisik dan tinggi badan minimal. Of course, karena secara alami mereka itu cakep, merekapun bisa menjaga penampilan.

10. Mereka punya peluang luas berkarier di luar negeri.

Industri Perhotelan, bukanlah industri yang main-main. Siapapun yang mengolok-ngolok tentang jurusan Perhotelan adalah jurusan pembantu, tampaknya masih butuh banyak pencerahan.

Sebab, di luar negeri sana, sudah banyak sekolah perhotelan berstandar internasional. Ini menjadi bukti, jika alumni Perhotelan selalu dibutuhkan di belahan dunia manapun. (BSI/Wulan/jt)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *