Porosmedia.com, Bandung – Insiden kebakaran menghanguskan satu unit rumah tinggal dan dua pintu kontrakan di kawasan Gang Semar, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Selasa (06/01/2026) malam. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek listrik dari pengisi daya (charger) ponsel.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Depok, Tesy Haryati, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 19.25 WIB.
”Objek yang terbakar mencakup satu rumah tinggal dan dua unit kontrakan dengan total luas area sekitar 350 meter persegi,” ujar Tesy saat dikonfirmasi pada Rabu (07/01/2026).
Berdasarkan keterangan di lapangan, api pertama kali muncul dari salah satu kamar dan dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan. Kecepatan api membuat penghuni rumah panik dan berupaya menyelamatkan diri serta barang-barang berharga.
Dalam situasi mencekam tersebut, seorang pria yang merupakan penghuni rumah dilaporkan mengalami luka bakar. Akibat refleks menghindari kobaran api yang kian membesar, korban sempat melompat ke aliran kali yang berada tepat di belakang bangunan.
”Api sudah menyebar ke seluruh bangunan. Karena korban terkena jilatan api, ia secara refleks melompat ke kali di dekat lokasi untuk menyelamatkan diri,” tambah Tesy.
Dinas Damkar Depok mengerahkan sedikitnya 18 personel dan 6 unit mobil pemadam untuk menjinakkan si jago merah. Petugas berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat lebih luas ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya.
Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh charger ponsel yang masih terpasang (menancap) di stopkontak kamar, yang kemudian memicu panas berlebih atau korsleting.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait total kerugian materiil akibat musibah tersebut. Korban luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Raezal|Porosmedia







