DLH Kota Cimahi Gelar Uji Emisi Untuk 1.500 Kendaraan Dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Dan HUT Kota Cimahi Ke 23

Avatar photo
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini (kiri) memberikan bukti kepada pemilik kendaraan yang lolos uji emisi tersebut

Porosmedia.com, Kota Cimahi -Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi berkolaborasi dengan antar perangkat daerah serta instansi vertikal di Kota Cimahi mulai dari Polres Cimahi, Subdenpom Kota Cimahi, Kodim 0609, PLN Cabang Cimahi,

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Asosiasi Bengkel Indonesia (Asbekindo) dengan melibatkan bengkel Toyota, Honda dan Daihatsu, kembali menggelar Uji Emisi Gratis bagi kendaraan roda empat pribadi, dinas atau angkutan barang yang tidak wajib KIR.

Uji Emisi gratis tersebut diperuntukan untuk kendaraan roda 4 sebanyak 1.500 kendaraan yang di bagi dalam tiga tahap, dari tanggal 11 – sampai dengan 14 Juni 2024, dalam perharinya sebanyak 500 unit.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara peringatan hari Lingkungan Hidup Sedunia juga dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kota Cimahi yang ke 23 yang akan diperingati pada tanggal 21 Juni mendatang.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, yang akrab dipanggil Rini, bahwa tahun ini,  berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya menargetkan sebanyak 600 unit kendaraan. Target Uji Emisi tahun ini meningkat drastis menjadi 1.500 unit kendaraan dengan kuota pengujian sebanyak 500 unit kendaraan per hari.

Uji Emisi Gratis ini diselenggarakan di tiga tempat, yakni hari pertama bertempat di Jl. Gedung Empat Kota Cimahi, hari ke dua dilaksanakan di Jl. HMS. Mintaredja SH Kota Cimahi dan hari terakhir di Area Parkir Pasar Kuda Citeureup Jl. Sangkuriang Cipageran Kota Cimahi.

Baca juga:  Mendekati Pemilu 2024 Disdukcapil Kota Cimahi Kebut Perekaman e-KTP Pemula

“Uji Emisi Gratis ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas udara di kota Cimahi dengan target sebanyak 1.500 kendaraan,” terang Rini, Selasa (11/6/2024).

Uji emisi dilakukan untuk mengetahui kondisi kendaraan dengan mengecek emisi atau gas mesin yang dibuang ke udara.

“Emisi atau gas buang kendaraan adalah sisa pembakaran di ruang mesin, yang akan keluar melalui exhaust system atau knalpot. Gas buang sisa pembakaran ini sangat berbahaya karena mengandung cukup banyak zat beracun, di antaranya karbon monoksida, karbon dioksida, nitrogen oksida dan hidrokarbon,” ucap Rini.

Oleh karenanya setiap kendaraan perlu melakukan uji emisi untuk mengetahui tingkat efisiensi pembakaran dalam mesin.

“Pengujian ini perlu dilakukan karena memberikan dampak besar bagi lingkungan hidup maupun kondisi kendaraan itu sendiri,” ujarnya kembali.

Rini, juga menyebutkan bahwa ada perbedaan pada kegiatan Uji Emisi tahun ini, bukan hanya kuota kendaraan yang mengikuti uji emisi namun juga ada beberapa pengujian lain yang dilakukan untuk mengevaluasi kualitas udara Kota Cimahi,

“Tahun ini kita ada tiga kegiatan yaitu yang saya katakan tadi ada pengukuran uji emisi, traffic counting dan roadside monitoring,”  tambahnya.

Sedangkan saat disinggung, terkait mengenai kualitas udara di Kota Cimahi, Rini menyebutkan, bahwa bila kualitas udara Kota Cimahi berada di tingkat yang baik. Ia pun menyebutkan bahwa hasil uji emisi akan memperlihatkan apakah masyarakat Kota Cimahi sudah melakukan perawatan terhadap kendaraannya dengan baik? atau kah sebaliknya ?.

Baca juga:  Hari H Pilpres Timor Leste, Polres Belu bersama TNI dan Brimob Serentak Gelar Patroli Bersama di Wilayah Tapal Batas

Karena menurut Rini, bila kendaraan tidak dirawat dengan baik, maka dengan bahan bakar fosil berpotensi untuk mencemari lingkungan.

Hal yang senada dengan Rini, yaitu Kepala Bidang Penataan Hukum Lingkungan DLH Kota Cimahi Ario Wibisono mengungkapkan bahwa kualitas udara di Kota Cimahi relative baik bila dibandingkan dengan kota-kota lain di sekitarnya,

Kepala Bidang Penataan Hukum Lingkungan DLH Kota Cimahi Ario Wibisono menempelkan sticker tanda lolos uji emisi

“Alhamdulillah dua tahun terakhir kualitas udara Kota Cimahi cukup baik dibandingkan dengan wilayah Bandung Raya lainnya dan mudah-mudahan ini bisa kita jaga terus dan salah satu upayanya adalah seperti ini kita melakukan uji emisi gratis,” ungkap Ario.

Ia juga bahkan optimis, bahwa masyarakat Kota Cimahi akan mengikuti uji emisi yang dilaksanakan DLH Kota Cimahi ini,

“Karena selain gratis para peserta uji emisi juga dapat melakukan pengecekan kendaraannya, dan ini pun tidak hanya mengecek kualitasnya saja nanti ada arahan dari teknisi dari bengkel kalau misalkan ada yang tidak lulus apa yang harus diperbaiki dan seterusnya,” imbuh Dia.

Untuk kendaraan yang tidak lulus Uji Emisi, DLH Kota Cimahi telah berkoordinasi dengan pihak Aspekindo untuk diberikan pengarahan baik dengan bengkel Toyota, Honda dan Daihatsu sehingga dapat ditangani dengan baik agar tidak menimbulkan pencemaran udara dan menurunkan tingkat kualitas udara Kota Cimahi.

Baca juga:  Muhammad SAW Menumbuhkan Sikap Mental Heroik dan Pantang Menyerah

Begitu pula yang diungkapkan oleh Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLH Kota Cimahi R. Lucky Sugih, ikut menambahkan bahwa hasil dari pengujian yang dilakukan akan menjadi dasar untuk pengambilan kebijakan Pemerintah Daerah Kota Cimahi terkait strategi untuk memperbaiki kualitas udara di Kota Cimahi,

“Hasil dari pengujian ini nantinya sebagai analisa kebijakan bagaimana kepala daerah mengambil kebijakan tentang pengendalian pencemaran udara dan terkait alat transportasi massa.” ucap Lucky.

Angkutan Umum sedang di uji emisi secara gratis oleh DLH Kota Cimahi

Lucky juga mengungkapkan bahwa antusias masyarakat Kota Cimahi sangat tinggi terhadap kegiatan Uji Emisi Gratis ini,

“Terlihat dari partisipasi masyarakat yang tinggi mulai dari pagi hari. Ia berharap antusiasme ini dapat bertahan hingga hari terakhir uji emisi sehingga target Uji Emisi Gratis tercapai dan hasil pengukuaran kualitas udara Kota Cimahi betul-betul mencerminkan kualitas udara Kota Cimahi,” tandas Lucky (Bagdja)