Peringati HUT ke-81 TNI, Kogartap II/Bandung Tegaskan Sinergi Pertahanan dan Kepercayaan Publik

Avatar photo

Porosmedia.com, Bandung – Komando Garnisun Tetap (Kogartap) II/Bandung menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Depo Pemeliharaan (Depohar) 10, Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Senin (5/10/2026).

​Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau) Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., dengan didampingi Kaskogartap II/Bandung Marsma TNI Solihin, S.I.P.

​Upacara yang berlangsung tertib dan khidmat tersebut diikuti oleh 661 personel gabungan dari unsur TNI, ASN di lingkungan TNI, organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) seperti Menwa, PPM, AMS, KNPI, dan FKPPI, serta elemen masyarakat di wilayah Jawa Barat.

​Turut hadir jajaran pejabat TNI-Polri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat, serta perwakilan Forkopimda dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

​Kepercayaan Publik Sebagai Amanah Institusi

​Membacakan amanat Panglima TNI, Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi serta loyalitas dalam menjalankan tugas negara.

​Panglima TNI menegaskan bahwa tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap TNI merupakan buah dari konsistensi pengabdian. Kepercayaan tersebut hendaknya dimaknai sebagai kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga secara berkelanjutan.

​Dalam amanatnya, Panglima TNI juga menekankan pentingnya penguatan institusi secara menyeluruh. Langkah ini mencakup peningkatan keandalan operasional, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), hingga pemenuhan kesejahteraan prajurit yang diimbangi dengan profesionalisme serta akuntabilitas penggunaan sumber daya negara.

​Menghadapi Dinamika Strategis Global

​Menyikapi eskalasi perubahan lingkungan strategis yang kian dinamis, Panglima TNI mengingatkan jajarannya terhadap potensi ancaman di ranah informasi, kognitif, hingga stabilitas kedaulatan wilayah. TNI dituntut tetap teguh pada jati diri dan landasan hukum yang berlaku.

​Momen peringatan HUT ke-81 ini diharapkan menjadi pijakan akselerasi dalam memperkuat soliditas nasional, menegakkan kedaulatan, serta mengawal pengamanan aset strategis Nusantara menuju Indonesia yang maju dan mandiri.

​Implementasi Nilai PRIMA

​Guna menghadapi tantangan tersebut, Panglima TNI menginstruksikan seluruh jajaran untuk mentradisikan lima nilai dasar pengabdian yang terangkum dalam prinsip PRIMA:

  1. ​Profesional: Menguasai bidang tugas, patuh pada hukum, serta menjaga integritas tinggi melalui latihan yang terukur.
  2. ​Responsif: Memiliki kepekaan terhadap potensi ancaman dan bertindak cepat, tepat, serta proporsional.
  3. ​Integratif: Memperkuat sinergi lintas sektor dan komponen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI.
  4. ​Modern: Menguasai dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pertahanan guna memperkuat daya tangkal nasional.
  5. ​Adaptif: Mengembangkan inovasi serta menyesuaikan doktrin dan latihan seiring perkembangan dinamika ancaman global.

​Rangkaian upacara HUT ke-81 TNI di wilayah Kogartap II/Bandung berjalan aman dan kondusif, sekaligus mempertegas komitmen kedaulatan TNI bersama seluruh elemen masyarakat.