TKA Asal China Diduga Bukan Tenaga Ahli, HMI Kendari Tagih Janji Ketua DPRD Sultra

2
77
Sulkarnain, Ketua HMI Cab. Kendari

POROSMEDIA.COM – KENDARI : Gelombang massa yang tergabung dari beberapa elemen telah melakukan aksi penolakan di depan bandara halu oleo pada selasa 23/6/2020 lalu. Namun aksi penolakan tidak membuat TKA asal china itu tertahan lama didalam bandara, melalui pengawalan ketat aparat kepolisian yang didampingi ketua DPRD Sultra TKA lolos dengan menggunakan jalan alternatif

Ketua umum HMI cabang kendari, Sulkarnain melalui releasenya mengungkapkan bahwa kedatangan TKA itu di kawal ketat aparat kepolisian dan ketua DPRD Sultra, Jumat 26/6/2020

“Aneh, masa TKA itu di kawal melebihi pengawalan presiden bukan hanya polisi ketua DPRD juga ikutan ngawal” ujar sul.

Sulkarnain menerangkan bahwa ketua DPRD sempat hadir dan berorasi untuk meredam masa aksi kemudian berjanji kepada masa aksi untuk melakukan verifikasi pada berkas TKA mulai dari visa hingga RPTKA

“ketua DPRD itu sempat orasi dia berjanji akan lakukan verifikasi berkas TKA baik visa maupun RPTKA tapi ternyata dia justru ikut kawal TKA dan tidak lagi keluar lewat kami aksi” Terangnya

Ketua HMI itu mengungkapkan ia menduga jika RPTKA dan VISA TKA asal china yang di paksa untuk di loloskan melalui jalan alternatif tidak sesuai dan tidak memiliki skill serta pihaknya menagih janji ketua DPRD untuk memulangkan TKA asal china tersebut

β€œjujur kami duga TKA itu tidak ada RPTKA dan VISA mereka dipaksakan lolos lalu ketua DPRD sempat janji bahwa dia akan pulangkan TKA itu” ungkapnya.

Pihaknya akan kembali melakukan aksi unjuk rasa (unras) jilid 2 dan memboikot kedatangan TKA gelombang ke 2 di bandara halu oleo.

“kami masih konsolidasi kalau perlu kami lakukan boikot permanen di bandara kalau aksi jilid 2” tutupnya

Laporan: Jeff

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here