<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yosep Gunawan - Porosmedia.com</title>
	<atom:link href="https://porosmedia.com/tag/yosep-gunawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://porosmedia.com/tag/yosep-gunawan/</link>
	<description>Sumber Informasi Independen, Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Jun 2025 18:18:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-favicon-porosmedia.com_-1-32x32.png</url>
	<title>Yosep Gunawan - Porosmedia.com</title>
	<link>https://porosmedia.com/tag/yosep-gunawan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Yosep Gunawan: Penggerak Ekonomi Kerakyatan dari Bandung</title>
		<link>https://porosmedia.com/yosep-gunawan-penggerak-ekonomi-kerakyatan-dari-bandung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jajat Sudrajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2025 18:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Penggerak Ekonomi Kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[Yosep Gunawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=31074</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com – Memiliki nama lengkap Yosep Gunawan, dengan panggilan akrabnya yakni Acek yang lahir di...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/yosep-gunawan-penggerak-ekonomi-kerakyatan-dari-bandung/">Yosep Gunawan: Penggerak Ekonomi Kerakyatan dari Bandung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Porosmedia.com/">Porosmedia.com</a> – Memiliki nama lengkap Yosep Gunawan, dengan panggilan akrabnya yakni Acek yang lahir di Kota Kembang atau Kota Bandung tepatnya tahun 1974.</p>
<p>Tak kaleng-kaleng Yosep Gunawan pernah lulus di Universitas Inaba, Bandung ambil Manajemen Ekonomi. Komitmen keilmuan ekonomi Yosep pertaruhkan kecerdasannya dengan lulus di Manajemen Strategis, Foreign Studies, Guangzhou University, Tiongkok</p>
<p>Jejak Profesional Yosep Gunawan adalah sosok pengusaha muda yang berangkat dari dunia korporasi menuju gerakan ekonomi kerakyatan. Pengalamannya lintas sektor—mulai dari perbankan, distribusi, industri manufaktur, hingga koperasi dan UMKM—membentuk karakter kepemimpinannya yang adaptif dan solutif.</p>
<p>Yosep mengawali karier profesionalnya di sektor keuangan, bekerja di beberapa bank multinasional seperti Citibank, HSBC, dan Bank Permata. Di sinilah ia memperoleh pemahaman mendalam tentang sistem keuangan modern dan strategi manajemen risiko.</p>
<p>Ia kemudian terjun ke dunia distribusi makanan dan minuman bersama PT Siantar Top Tbk dan CV Sejahtera Mandiri, di mana ia terlibat dalam pengelolaan rantai pasok dan strategi pemasaran.</p>
<p>Dalam bidang tekstil, Yosep bekerja di CV Suritex Cimahi, mengelola operasional perusahaan sekaligus membangun jejaring dengan para buruh dan koperasi internal perusahaan.</p>
<p>Dengan bekal pengalaman korporasi, Yosep memilih menjadi pelaku UMKM sekaligus penggiat koperasi. Ia percaya bahwa keberhasilan ekonomi bangsa harus ditopang oleh kekuatan ekonomi rakyat.</p>
<p>Yosep Gunawan memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi sosial, politik, dan ekonomi, mulai dari tingkat lokal hingga provinsi. Ia dikenal sebagai aktivis yang vokal, konsisten, dan berorientasi pada kerja nyata.</p>
<p>Atas dedikasi dan komitmennya, Yosep memiliki pengalaman Organisasi dan menumbuhkan karakter Kepemimpinannya di organisasi politik dan serikat pekerja: yakni Ranting PDI Soerjadi (Pasirluyu, 1992), PAC dan DPC Partai Bintang Reformasi (PBR) Kota Bandung, Pendiri Serikat Pekerja Nasional (SPN), DPW Partai Nasional Demokrat Jawa Barat, DPW Partai Perindo Jawa Barat, Bapilu DPW PSI Jawa Barat.</p>
<p>Dalam karier kerjanya Yosep juga pernah menjadi: Manajer Koperasi Karyawan Industri (Kopkarin) CV/PT Suritex, Ketua Koperasi Sekunder Syariah PUSKOPMA, Anggota aktif Forum Koperasi dan Bisnis Koperasi Jawa Barat, Pengurus Paguyuban UMKM Bandung, Penggerak Syarikat Ekonomi Masjid dan Pesantren Jawa Barat, Penggagas Paguyuban BaNduNGariung, wadah sinergi antarwarga Bandung dan Pengurus RW dan DKM di wilayah domisilinya.</p>
<p>Yosep juga dikenal sebagai pendiri dan penggerak GARUDA (Gerakan Wirausaha Desa)—sebuah inisiatif ekonomi berbasis komunitas yang menggabungkan semangat saraksa, sariksa, dan motekar dalam menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi. Melalui program ini, Yosep mendorong penguatan UMKM desa, pengembangan koperasi syariah, dan pelatihan kewirausahaan berbasis nilai-nilai lokal.</p>
<p>Ditambah komitmen terhadap Ekonomi Islam sebagai Salah satu nilai utama yang diusung Yosep adalah penguatan ekonomi Islam melalui jalur koperasi syariah dan pemberdayaan pesantren. Ia percaya bahwa prinsip keadilan, keberkahan, dan keberlanjutan harus menjadi fondasi dalam membangun sistem ekonomi alternatif yang lebih manusiawi dan partisipatif.</p>
<p>Untuk itu, gaya kepemimpinan dan visi masa depan Yosep Gunawan dikenal memiliki gaya kepemimpinan kolaboratif dan strategis, dengan kepekaan sosial yang tinggi. Ia memadukan pengalaman dunia korporat dengan semangat pengabdian kepada masyarakat akar rumput. Visi besarnya adalah membangun ekosistem ekonomi rakyat yang berdaya saing, inklusif, dan tahan terhadap guncangan global—melalui koperasi, UMKM, dan jaringan solidaritas sosial berbasis keimanan dan nilai lokal.</p>
<p>Yosep yakin Di tengah geliat pembangunan ekonomi yang kerap melupakan lapisan bawah, sosok seperti Yosep Gunawan menjadi penting. Ia membuktikan bahwa perubahan tidak harus datang dari pusat kekuasaan, melainkan bisa tumbuh dari semangat kolektif warga, dari masjid, dari pesantren, dari desa, dan dari tangan para pelaku usaha kecil.</p>
<p>Sebagai pengusaha muda, aktivis koperasi, dan penggerak ekonomi Islam, Yosep Gunawan adalah wajah baru kepemimpinan lokal yang menjanjikan harapan baru bagi masa depan ekonomi kerakyatan di Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/yosep-gunawan-penggerak-ekonomi-kerakyatan-dari-bandung/">Yosep Gunawan: Penggerak Ekonomi Kerakyatan dari Bandung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PUSKOPMA Bangun Visi Jalan Tol Syariah: Menyambut Masa Depan Infrastruktur dari Masjid ke Masyarakat</title>
		<link>https://porosmedia.com/puskopma-bangun-visi-jalan-tol-syariah-menyambut-masa-depan-infrastruktur-dari-masjid-ke-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jajat Sudrajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 08:32:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Koperasi Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Yosep Gunawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=30759</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com, Bandung – Sebuah gagasan berani dan bernas tengah digodok oleh Pusat Koperasi Masjid (PUSKOPMA),...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/puskopma-bangun-visi-jalan-tol-syariah-menyambut-masa-depan-infrastruktur-dari-masjid-ke-masyarakat/">PUSKOPMA Bangun Visi Jalan Tol Syariah: Menyambut Masa Depan Infrastruktur dari Masjid ke Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Porosmedia.com, Bandung – Sebuah gagasan berani dan bernas tengah digodok oleh Pusat Koperasi Masjid (PUSKOPMA), koperasi sekunder berbasis masjid, pesantren, dan prinsip syariah. Di bawah kepemimpinan Yosep Gunawan—yang akrab disapa A Cek—PUSKOPMA menyiapkan langkah strategis dalam sektor infrastruktur nasional: investasi jalan tol dengan pendekatan syariah yang mengakar dari umat, untuk umat.</p>
<p>Alih-alih membeli saham klub sepak bola seperti Persib Bandung, A Cek justru lebih memilih untuk membeli saham perusahaan jalan tol milik Jusuf Hamka (Babah Alun), sosok pengusaha Tionghoa Muslim yang dikenal luas sebagai tokoh jalan tol sekaligus dermawan pecinta masjid. Pilihan ini bukan tanpa alasan. PUSKOPMA tengah menyusun rencana kerja jangka panjang untuk membangun jalan Tol BAJA (Buahbatu–Majalaya), sebuah koridor strategis yang diyakini akan menjadi solusi nyata bagi kemacetan dan banjir kronis di kawasan Bandung Timur.</p>
<p>Menjawab Tantangan Bandung Timur</p>
<p>Kemacetan parah di wilayah Citarum hingga Bojongsoang telah lama menjadi beban harian warga dan pekerja industri. Kawasan Majalaya sendiri merupakan titik historis perkembangan industri tekstil dan garmen di Jawa Barat, bahkan disebut-sebut sebagai kawasan industri tekstil pertama di Indonesia. Dalam dua dekade terakhir, wilayah ini berkembang menjadi kantong pemukiman padat yang tak lagi ditopang oleh infrastruktur yang memadai.</p>
<p>Dengan dukungan dari koperasi-koperasi masjid tingkat primer yang tersebar di berbagai daerah, PUSKOPMA hadir sebagai koperasi sekunder yang mengonsolidasikan kekuatan ekonomi umat dari berbagai lapisan: dari jemaah, ustaz, marbot, hingga santri dan pengusaha Muslim. “Kami sedang menyiapkan jalan tol berbasis umat. Dimulai dari semangat kolektif masjid, dibangun dengan dana umat, dan ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat luas,” ujar A Cek dalam pernyataan resminya.</p>
<p>Bersinergi dengan Tokoh Infrastruktur Muslim</p>
<p>Pilihan untuk bergabung bersama Jusuf Hamka bukan hanya langkah bisnis, tapi juga sebuah sinyal ke arah pembangunan yang inklusif dan spiritual. Jusuf Hamka, yang dikenal sebagai pendiri PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, telah terbukti mengembangkan proyek jalan tol berkonsep syariah seperti Tol Semanggi dan Tol Layang MBZ, dengan sistem investasi yang adil, terbuka, dan menghindari riba.</p>
<p>Jalan Tol BAJA, jika terealisasi, akan menjadi proyek tol pertama di Indonesia yang sahamnya dimiliki oleh koperasi masjid dan pesantren secara nasional. Model ini membuka peluang bagi koperasi syariah untuk terlibat langsung dalam pembangunan infrastruktur strategis tanpa meninggalkan prinsip-prinsip Islam.</p>
<p>Ikhtiar Infrastruktur Berkah</p>
<p>A Cek menegaskan bahwa PUSKOPMA sedang menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta akta notaris sebagai bagian dari legalitas kelembagaan. Proses ini akan menjadi pondasi hukum untuk memperkuat daya tarik investasi dan legitimasi proyek-proyek kerja sama dengan mitra nasional, termasuk pemerintah daerah dan swasta.</p>
<p>&#8220;Ini adalah bagian dari kontribusi koperasi syariah terhadap problem klasik kota besar: kemacetan dan banjir. Kami tidak ingin menjadi penonton dari perubahan, kami ingin menjadi bagian dari solusi,” ungkap A Cek.</p>
<p>Koperasi Masjid Menuju Peta Baru Ekonomi Umat</p>
<p>Langkah ini sekaligus menegaskan posisi PUSKOPMA sebagai motor penggerak koperasi masjid yang modern dan visioner. Dalam era di mana koperasi sering dianggap entitas kecil atau tradisional, PUSKOPMA membuktikan bahwa koperasi dapat terlibat dalam proyek multinasional dengan pendekatan profesional dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.</p>
<p>Dengan semangat kolaboratif, terbuka, dan berbasis nilai-nilai Islam, PUSKOPMA membangun mimpi besar umat: dari karpet masjid menuju jalur tol peradaban.</p>
<p>“Pembangunan tidak selalu harus dari menara gading. Bisa juga dari mimbar, mushola, hingga masjid-masjid kecil di sudut desa yang konsisten menggerakkan ekonomi rakyat,” pungkas A Cek.</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/puskopma-bangun-visi-jalan-tol-syariah-menyambut-masa-depan-infrastruktur-dari-masjid-ke-masyarakat/">PUSKOPMA Bangun Visi Jalan Tol Syariah: Menyambut Masa Depan Infrastruktur dari Masjid ke Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
