<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tubagus - Porosmedia.com</title>
	<atom:link href="https://porosmedia.com/tag/tubagus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://porosmedia.com/tag/tubagus/</link>
	<description>Sumber Informasi Independen, Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 May 2026 05:08:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-favicon-porosmedia.com_-1-32x32.png</url>
	<title>Tubagus - Porosmedia.com</title>
	<link>https://porosmedia.com/tag/tubagus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tirani Kekuasaan: Bandung Darurat Ruang Publik</title>
		<link>https://porosmedia.com/tirani-kekuasaan-bandung-darurat-ruang-publik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jajat Sudrajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 05:08:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Buah Batu Corps]]></category>
		<category><![CDATA[Care free day]]></category>
		<category><![CDATA[Tubagus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=43343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com – Hak masyarakat Kota Bandung kini terbatasi akibat sikap eksklusif Walikota Bandung. Warga tidak...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/tirani-kekuasaan-bandung-darurat-ruang-publik/">Tirani Kekuasaan: Bandung Darurat Ruang Publik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://Porosmedia.com/">Porosmedia.com</a> – Hak masyarakat Kota Bandung kini terbatasi akibat sikap eksklusif Walikota Bandung. Warga tidak lagi memiliki akses penuh untuk menikmati ruang publik. Padahal, ruang publik semestinya menjadi area terbuka yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat untuk berbagai aktivitas secara bebas, aman, nyaman, dan setara.</p>
<p dir="ltr">​<b>Landasan Hukum Ruang Publik</b></p>
<p dir="ltr">​Kebijakan pembatasan saat ini dinilai bertentangan dengan instrumen hukum berikut:</p>
<ul>
<li dir="ltr">​<b>UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung:</b> Mengatur bahwa bangunan harus memenuhi aspek keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan akses bagi masyarakat.</li>
<li dir="ltr">​<b>UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang:</b> Menegaskan pemanfaatan ruang harus sesuai dengan fungsi dan peruntukannya demi kepentingan umum.</li>
<li dir="ltr">​<b>UU No. 26 Tahun 2007 Pasal 29:</b> Mewajibkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik minimal 30% dari luas kota dan harus dapat diakses oleh publik.</li>
<li dir="ltr">​<b>Permen PU No. 03 Tahun 2008 tentang RTH:</b> Menyatakan RTH publik meliputi taman kota dan alun-alun yang wajib memenuhi fungsi sosial serta ekologi.</li>
<li dir="ltr">​<b>Perda Kota Bandung No. 12 Tahun 2019 tentang Bangunan Gedung:</b> Menetapkan bahwa bangunan cagar budaya dan ruang publik wajib dipertahankan fungsinya.</li>
</ul>
<p dir="ltr">​<b>Refleksi Historis: Car Free Day Buah Batu</b></p>
<p dir="ltr">​Masyarakat perlu menoleh kembali pada keberhasilan <b>Car Free Day (CFD) Buah Batu</b>. Sejak digagas oleh <b>BBC</b> pada tahun 2011 (era Walikota Dada Rosada hingga Walikota Ridwan Kamil), kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Minggu dengan pembiayaan mandiri.</p>
<p dir="ltr">​Kegiatan ini bahkan mendapat dukungan moral dari berbagai tokoh, termasuk Bupati Indramayu (Yance), Bupati Kuningan, dan Kajati Jawa Barat melalui sumbangan 10.000 bibit pohon jambu merah dan pucuk merah. CFD Buah Batu terbukti menjadi pusat interaksi sosial serta penggerak ekonomi kerakyatan melalui UMKM. Satgas BBC senantiasa menjaga ketertiban dengan menindak tegas kendaraan bermotor yang melanggar area tersebut.</p>
<p dir="ltr">​<b>Kritik Terhadap Kebijakan Saat Ini</b></p>
<p dir="ltr">​Kondisi saat ini berbanding terbalik dan terkesan <b>ahistoris</b>. Pengelolaan CFD Buah Batu dan Alun-Alun Bandung saat ini dinilai salah urus. Pagar yang mengurung Alun-Alun Bandung jangan berlindung di balik alasan konservasi, keamanan, atau konsep desain.</p>
<p dir="ltr">​Pagar tersebut merupakan <b>simbol tirani kekuasaan</b>. Tidak ada situasi darurat yang membenarkan penutupan akses publik, baik dengan dalih ketertiban, renovasi fasilitas, maupun pengendalian kerumunan.</p>
<h3 dir="ltr">​<b>PERNYATAAN SIKAP</b></h3>
<p dir="ltr">​<b>Pimpinan Pusat Komunitas Buah Batu Corps (BBC)</b></p>
<p dir="ltr">​Menyikapi kondisi &#8220;Bandung Darurat Ruang Publik&#8221;, kami menyatakan sikap:</p>
<ol>
<li dir="ltr">​<b>Kembalikan fungsi Car Free Day Buah Batu</b> sebagai ruang publik dengan hak pengelolaan oleh Komunitas BBC.</li>
<li dir="ltr">​<b>Kembalikan fungsi Alun-Alun Bandung</b> sebagai ruang publik yang inklusif bagi rakyat, bukan ruang eksklusif bagi elite politik.</li>
</ol>
<p dir="ltr">​<b>Bandung, 02 Mei 2026</b></p>
<p dir="ltr">Reales Buah Batu Corps.</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/tirani-kekuasaan-bandung-darurat-ruang-publik/">Tirani Kekuasaan: Bandung Darurat Ruang Publik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
