<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tiktok - Porosmedia.com</title>
	<atom:link href="https://porosmedia.com/tag/tiktok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://porosmedia.com/tag/tiktok/</link>
	<description>Sumber Informasi Independen, Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jun 2025 03:18:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-favicon-porosmedia.com_-1-32x32.png</url>
	<title>Tiktok - Porosmedia.com</title>
	<link>https://porosmedia.com/tag/tiktok/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TikTok Akuisisi Tokopedia, KPPU Setujui dengan Syarat Ketat: Menjaga Persaingan Sehat di Era E-Commerce</title>
		<link>https://porosmedia.com/tiktok-akuisisi-tokopedia-kppu-setujui-dengan-syarat-ketat-menjaga-persaingan-sehat-di-era-e-commerce/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jajat Sudrajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 03:18:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ATokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[KPPU Setujui]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=31386</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akhirnya mengeluarkan Penetapan Persetujuan Bersyarat atas akuisisi saham...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/tiktok-akuisisi-tokopedia-kppu-setujui-dengan-syarat-ketat-menjaga-persaingan-sehat-di-era-e-commerce/">TikTok Akuisisi Tokopedia, KPPU Setujui dengan Syarat Ketat: Menjaga Persaingan Sehat di Era E-Commerce</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Porosmedia.com/">Porosmedia.com</a> – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akhirnya mengeluarkan Penetapan Persetujuan Bersyarat atas akuisisi saham PT Tokopedia oleh TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd., dalam sidang terbuka Majelis Komisi KPPU yang digelar pada 17 Juni 2025 di Jakarta. Langkah ini menandai babak baru pengawasan terhadap praktik bisnis digital di Indonesia, khususnya dalam industri e-commerce yang kini makin terkonsentrasi oleh segelintir pemain besar.</p>
<p>Dalam sidang perkara Nomor 01/KPPU-M/2025, KPPU memutuskan memberikan lampu hijau terhadap akuisisi Tokopedia oleh TikTok Nusantara, tetapi dengan syarat-syarat ketat guna mencegah potensi praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Keputusan ini diambil setelah para pelaku usaha — TikTok Nusantara dan Tokopedia — menyetujui seluruh syarat yang diajukan investigator KPPU tanpa modifikasi redaksional maupun teknis.</p>
<p>Adapun Majelis Komisi dalam sidang tersebut dipimpin oleh Budi Joyo Santoso (Ketua), bersama dua anggota yakni Aru Armando dan Gopprera Panggabean.</p>
<p>Sebelumnya, pada 27 Mei 2025, Investigator KPPU menyampaikan hasil penilaian menyeluruh yang menyimpulkan bahwa akuisisi ini berpotensi besar menimbulkan praktik dominasi pasar, seperti predatory pricing, self-preferencing, diskriminasi platform, hingga hambatan terhadap pelaku UMKM. Hal ini dikhawatirkan akan mempersempit ruang gerak kompetitor dan membatasi pilihan konsumen di tengah pertumbuhan industri e-commerce yang semakin pesat dan disruptif.</p>
<p>TikTok dan Tokopedia pun sempat mengajukan sejumlah penyesuaian teknis dan redaksional pada 10 Juni 2025, namun KPPU bersikukuh agar semua syarat dijalankan tanpa kompromi, demi menjamin integritas pengawasan terhadap konsentrasi pasar digital.</p>
<p>Isi Persetujuan Bersyarat</p>
<p>Dalam dokumen persetujuan bersyarat, KPPU mewajibkan TikTok dan Tokopedia untuk menjaga struktur pasar tetap kompetitif. Beberapa poin penting yang harus dipatuhi di antaranya:</p>
<p>1. Kebebasan Metode Pembayaran dan Logistik<br />
Tidak boleh ada praktik tying dan bundling dalam promosi atau diskon yang memaksa konsumen menggunakan jasa tertentu.</p>
<p>2. Larangan Abuse of Dominant Position<br />
Dilarang melakukan predatory pricing, self-preferencing, atau diskriminasi produk dari luar ekosistem TikTok-Tokopedia.</p>
<p>3. Kebebasan Promosi di Platform Lain<br />
Pemilik akun TikTok tetap bebas mempromosikan produknya di luar Tokopedia dan TikTok Shop.</p>
<p>4. Larangan Eksploitasi Harga<br />
Tidak boleh terjadi kenaikan harga yang tidak wajar dan tidak berdasar pada justifikasi ekonomi.</p>
<p>5. Perlindungan terhadap UMKM<br />
TikTok dan Tokopedia wajib memberikan akses dan kesempatan yang setara bagi UMKM untuk tumbuh di dalam platform mereka.</p>
<p>Sebagai bagian dari mekanisme pengawasan, kedua perusahaan diwajibkan melaporkan secara berkala selama dua tahun sejak tanggal penetapan. Bentuk pelaporan mencakup:</p>
<p>Pendapatan dari e-commerce, struktur biaya, serta tren pertumbuhan atau penurunan.</p>
<p>Daftar mitra logistik dan pembayaran, termasuk perjanjian kerja sama sebelum dan sesudah akuisisi.</p>
<p>Dokumentasi kerja sama dengan merchant, termasuk pelaku UMKM dan official store.</p>
<p>Laporan harus disampaikan setiap 3 bulan untuk data operasional e-commerce, dan setiap 6 bulan hingga tahunan untuk dokumen mitra dan merchant.</p>
<p>Dalam sidang terakhir, TikTok Nusantara yang diwakili oleh Wilfred Halim (Global Lead E-Commerce Risk Control and Security) dan Tokopedia oleh Melissa Siska Juminto (Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia), menyatakan kesanggupan penuh untuk menjalankan seluruh persyaratan.</p>
<p>KPPU menegaskan, jika dalam masa pengawasan hingga 17 Juni 2027 ditemukan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap persetujuan bersyarat, maka perkara akan dilanjutkan ke tahap Pemeriksaan Lanjutan, lengkap dengan sanksi administratif sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.</p>
<p>Akuisisi Tokopedia oleh TikTok Nusantara bukan sekadar peristiwa korporasi, melainkan simbol tarik-menarik antara inovasi digital dan perlindungan pasar. Di satu sisi, integrasi dua raksasa ini bisa memicu efisiensi dan akselerasi pertumbuhan ekonomi digital. Namun di sisi lain, dominasi yang terlalu besar berpotensi mematikan kompetitor lokal dan menyudutkan UMKM.</p>
<p>Dengan keputusan KPPU ini, Indonesia tampaknya mulai menegaskan posisinya: inovasi harus tetap dalam kerangka persaingan yang sehat. Ke depan, efektivitas pengawasan KPPU terhadap pelaksanaan kesepakatan ini akan menjadi tolok ukur komitmen negara dalam menjaga keseimbangan kekuatan pasar di era digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/tiktok-akuisisi-tokopedia-kppu-setujui-dengan-syarat-ketat-menjaga-persaingan-sehat-di-era-e-commerce/">TikTok Akuisisi Tokopedia, KPPU Setujui dengan Syarat Ketat: Menjaga Persaingan Sehat di Era E-Commerce</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Tak disangka&#8221; Dampak Viral TikTok Mangle versi Unpad, KDM &#038; Ketua DPRD Jabar beri Perhatian Khusus</title>
		<link>https://porosmedia.com/tak-disangka-dampak-viral-tiktok-mangle-versi-unpad-kdm-ketua-dprd-jabar-beri-perhatian-khusus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jajat Sudrajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2025 16:30:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[KDM]]></category>
		<category><![CDATA[Mangle]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Ganjar Kurnia]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Arief S. Kartasasmita]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Unpad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=30256</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com, Bandung &#8212; Viral-nya tayangan via TikTok tentang kelahiran kembali majalah &#8216;buhun&#8217; Sunda Mangle versi...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/tak-disangka-dampak-viral-tiktok-mangle-versi-unpad-kdm-ketua-dprd-jabar-beri-perhatian-khusus/">&#8220;Tak disangka&#8221; Dampak Viral TikTok Mangle versi Unpad, KDM &amp; Ketua DPRD Jabar beri Perhatian Khusus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Porosmedia.com/">Porosmedia.com,</a> Bandung &#8212; Viral-nya tayangan via TikTok tentang kelahiran kembali majalah &#8216;buhun&#8217; Sunda Mangle versi Unpad yang tayang sejak 20 Mei 2025. Direkam lewat video dan di posting menggunakan medsos tiktok — spontanitas dari dua pegiat media massa Anto Ramadhan dan Harri Safiari dapat perhatian khusus.</p>
<p>&#8220;Estuning ini mah murni, kami berdua spontan memanggil Pak Dedi (KDM &#8211; Gubernur Jabar) agar mendukung lahirnya Mangle yang selama ini sudah megap-megap keberadaannya. Alhasil, viral di TikTok ini, banyak kalangan yang tergugah, malah bersedia untuk berlangganan,&#8221; papar Anto Ramadhan dari tatarjabar.com kepada redaksi via telepon (29/5/2025).</p>
<p>Masih kata Anto Ramadhan dirinya yang selama ini mengaku merasa peduli, sekaligus prihatin atas nasib penerbitan majalah Sunda Mangle yang terbit sejak 1957 di Kota Bogor.&#8221; — Alhamdulillah pihak Unpad utamanya Prof Ganjar Kurnia sebagai Kepala Pusat Budaya Sunda Unpad, mampu bersinergi dengan Rektor Unpad Prof. Arief S Kartasasmita, maskot Majalah Mangle berbahasa Sunda terbit kembali menghidupkan budaya dan sastra Sunda,&#8221; paparnya dengan nada optimis.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-30258 size-full" src="https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250529-WA0093.jpg" alt="" width="837" height="1600" srcset="https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250529-WA0093.jpg 837w, https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250529-WA0093-768x1468.jpg 768w, https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250529-WA0093-804x1536.jpg 804w" sizes="(max-width: 837px) 100vw, 837px" /></p>
<p>Lebih lanjut Anto Ramadhan melalui perbincangan, ia mengirimkan foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) berada satu frame dengan Ketua DPRD Jawa Barat Bucky Wikagu. Keduanya, menunjukkan cover majalah Sunda Mangle,&#8221; seakan tampak dalam foto menjawab viralnya tayangan pegiat media lewat tiktok, simbolik keduanya mendukung terbitnya Mangle baru,&#8221; dengan caver Mahkota Bino Kasih dari satu Kerajaan di tanah Sunda, ujarnya.</p>
<p>Lebih dalam, Anto Ramadhan ternyata secara khusus pada Senin (26/5/2025) Unpad dan Gubernur Jabar Membahas Sinergi Strategis untuk Pembangunan yang Berkelanjutan di Gedung DPRD Jabar Jl. Diponegoro No. 27 Bandung.</p>
<p>Pada kesempatan di Gedung DPRD Jabar itu, Rektor Unpad menyerahkan secara khusus majalah Mangle ke KDM Gubernur Jabar, sambil mengatakan,&#8221; mari kita dukung bersama majalah Mangle dalam bentuk apapun,&#8221; kata Anto Ramadhan menirukan suara Rektor Unpad Arief S Kartasasmita.</p>
<p>Penutupnya, kata Anto Ramadhan,&#8221;sungguh di luar dugaan berkat olahan dari Kang Harisman (pemilik acount tiktok) menjadi tayangan yang berdampak besar : &#8220;pucuk dicinta ulam tiba, Pak KDM dan Ketua DPRD Jabar, memberikan perhatian lebih mendalam kepada Mangle si majalah Buhun dari Tatar Sunda yang perlu berkembang dan di apresiasi&#8221;. ungkasnya. (Harri Safiari)</p>
<div style="width: 478px;" class="wp-video"><video class="wp-video-shortcode" id="video-30256-1" width="478" height="850" preload="metadata" controls="controls"><source type="video/mp4" src="https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2025/05/VID-20250529-WA0096.mp4?_=1" /><a href="https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2025/05/VID-20250529-WA0096.mp4">https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2025/05/VID-20250529-WA0096.mp4</a></video></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/tak-disangka-dampak-viral-tiktok-mangle-versi-unpad-kdm-ketua-dprd-jabar-beri-perhatian-khusus/">&#8220;Tak disangka&#8221; Dampak Viral TikTok Mangle versi Unpad, KDM &amp; Ketua DPRD Jabar beri Perhatian Khusus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2025/05/VID-20250529-WA0096.mp4" length="11435761" type="video/mp4" />

			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Mendulang Cuan dari TikTok: Strategi Kreatif, Konsisten, dan Cerdas di Era Ekonomi Kreator&#8221;</title>
		<link>https://porosmedia.com/mendulang-cuan-dari-tiktok-strategi-kreatif-konsisten-dan-cerdas-di-era-ekonomi-kreator/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jajat Sudrajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 04:08:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=28995</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com &#8212; Di balik tarian viral dan tantangan unik, TikTok telah menjelma menjadi mesin penghasil...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/mendulang-cuan-dari-tiktok-strategi-kreatif-konsisten-dan-cerdas-di-era-ekonomi-kreator/">&#8220;Mendulang Cuan dari TikTok: Strategi Kreatif, Konsisten, dan Cerdas di Era Ekonomi Kreator&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Porosmedia.com/">Porosmedia.com</a> &#8212; Di balik tarian viral dan tantangan unik, TikTok telah menjelma menjadi mesin penghasil uang yang tak kalah serius dari platform digital lainnya. Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif global, TikTok bukan sekadar ruang hiburan—ia adalah panggung besar tempat kreator, pebisnis, dan pemasar digital bersaing untuk merebut perhatian dan dompet audiens. Berikut panduan lengkap dan terperinci untuk memanfaatkan TikTok sebagai ladang cuan.</p>
<p><strong>1. Pahami Ekosistem TikTok: Algoritma Adalah Raja</strong></p>
<p>TikTok digerakkan oleh algoritma yang mendorong konten ke <em>For You Page (FYP)</em> berdasarkan interaksi pengguna, durasi tontonan, dan kecepatan engagement. Tidak perlu menjadi selebgram dengan jutaan pengikut. Yang Anda butuhkan adalah satu video yang &#8220;meledak&#8221; untuk menciptakan efek domino pengikut dan peluang komersial.</p>
<p><strong>Kunci:</strong></p>
<ul>
<li>Fokus pada 3 detik pertama video.</li>
<li>Gunakan musik dan tagar yang sedang tren.</li>
<li>Buat konten yang selesai ditonton (<em>video completion rate</em> tinggi).</li>
</ul>
<p><strong>2. Tentukan Niche: Spesialisasi Membuka Jalan Monetisasi</strong></p>
<p>Berbeda dari media sosial lain, TikTok menghargai <em>authenticity</em>. Kreator yang sukses biasanya memilih satu tema khusus: kuliner, edukasi, fashion, teknologi, storytelling, atau review produk. Ini penting agar audiens mudah mengenali identitas Anda.</p>
<p><strong>Tips:</strong></p>
<ul>
<li>Uji beberapa konten, lalu fokus pada apa yang paling mendapat respon.</li>
<li>Gabungkan storytelling dan nilai edukatif.</li>
<li>Bangun persona unik (santai, jenaka, serius, kritis, dll).</li>
</ul>
<p><strong>3. Ragam Cara Menghasilkan Uang di TikTok</strong></p>
<p><strong>A. TikTok Creator Fund:</strong><br />
Program resmi dari TikTok untuk membayar kreator berdasarkan views dan engagement. Cocok untuk kreator dengan konten orisinal dan konsisten.</p>
<p><strong>B. Endorsement &amp; Brand Deals:</strong><br />
Jika Anda memiliki follower aktif dan engagement tinggi, brand akan datang menawarkan kerja sama. Mulailah dengan membangun portofolio konten yang menarik bagi sponsor.</p>
<p><strong>C. Affiliate Marketing:</strong><br />
Gunakan link afiliasi untuk mempromosikan produk. Anda akan mendapat komisi dari setiap penjualan melalui link tersebut. Beberapa marketplace Indonesia (seperti Tokopedia &amp; Shopee) juga mendukung sistem ini.</p>
<p><strong>D. TikTok Shop:</strong><br />
Ini peluang emas! Anda bisa jual produk langsung lewat TikTok tanpa perlu keluar dari aplikasi. Baik sebagai penjual maupun sebagai afiliator.</p>
<p><strong>E. Live Streaming &amp; Gift Virtual:</strong><br />
Melalui TikTok Live, audiens dapat memberi &#8220;gift&#8221; berupa koin virtual yang bisa diuangkan. Semakin menghibur dan interaktif live Anda, semakin besar potensi hadiah.</p>
<p><strong>4. Bangun Komunitas, Bukan Sekadar Penonton</strong></p>
<p>Engagement adalah mata uang utama di TikTok. Bangun komunikasi dua arah dengan pengikut melalui:</p>
<ul>
<li>Balasan komentar dalam bentuk video.</li>
<li>Konten berbasis permintaan follower.</li>
<li>&#8220;Duet&#8221; dan &#8220;Stitch&#8221; untuk menjalin kolaborasi.</li>
</ul>
<p><strong>5. Optimalkan Profil dan Bio Anda</strong></p>
<p>Profil yang baik seperti etalase toko. Gunakan:</p>
<ul>
<li>Foto profil profesional dan menarik.</li>
<li>Username yang mudah diingat.</li>
<li>Bio yang menjelaskan siapa Anda dan <em>call-to-action</em> jelas (misal: “Cek link produk!”).</li>
<li>Link ke halaman bisnis, toko, atau portofolio.</li>
</ul>
<p><strong>6. Konsistensi Adalah Mata Uang Jangka Panjang</strong></p>
<p>Satu video viral bisa mendongkrak eksistensi, tetapi konsistensi adalah yang menjaga relevansi. Buat kalender konten: unggah 3–5 kali seminggu, dan evaluasi performa setiap minggu.</p>
<p><strong>7. Gunakan Tools Analitik</strong></p>
<p>Gunakan TikTok Analytics (tersedia di akun Pro) untuk mempelajari waktu terbaik unggah, demografi audiens, dan jenis konten yang bekerja paling baik.</p>
<p><strong>8. Peluang Kolaborasi dan Ekspansi Brand</strong></p>
<p>Setelah Anda mapan sebagai kreator, ekspansi ke YouTube, Instagram, atau bahkan membangun brand pribadi (seperti clothing line, buku, atau kursus digital) adalah langkah lanjutan yang potensial.</p>
<p><strong>Penutup: TikTok Bukan Soal Joget—Ini Panggung untuk Para Strategi</strong></p>
<p>Menghasilkan uang dari TikTok bukan sekadar ikut tren, tetapi tentang membaca ritme platform, membangun audiens yang loyal, dan menciptakan nilai nyata. Di era ekonomi kreator, siapa pun bisa menjadi bintang—asal tahu cara menyalakan cahaya sendiri.</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/mendulang-cuan-dari-tiktok-strategi-kreatif-konsisten-dan-cerdas-di-era-ekonomi-kreator/">&#8220;Mendulang Cuan dari TikTok: Strategi Kreatif, Konsisten, dan Cerdas di Era Ekonomi Kreator&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
