<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hari Kartini - Porosmedia.com</title>
	<atom:link href="https://porosmedia.com/tag/hari-kartini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://porosmedia.com/tag/hari-kartini/</link>
	<description>Sumber Informasi Independen, Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Apr 2025 07:37:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://porosmedia.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-favicon-porosmedia.com_-1-32x32.png</url>
	<title>Hari Kartini - Porosmedia.com</title>
	<link>https://porosmedia.com/tag/hari-kartini/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apel biasa, Menghidupkan Kembali semangat Emansipasi Perempuan di Tengah Denyut Nadi Kota Kembang</title>
		<link>https://porosmedia.com/apel-biasa-menghidupkan-kembali-semangat-emansipasi-perempuan-di-tengah-denyut-nadi-kota-kembang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jajat Sudrajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 07:37:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Emansipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=28558</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com, Bandung &#8211; Suasana Balai Kota Bandung terasa berbeda pada Senin 21 April 2025. Langit...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/apel-biasa-menghidupkan-kembali-semangat-emansipasi-perempuan-di-tengah-denyut-nadi-kota-kembang/">Apel biasa, Menghidupkan Kembali semangat Emansipasi Perempuan di Tengah Denyut Nadi Kota Kembang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Porosmedia.com/">Porosmedia.com,</a> Bandung &#8211; Suasana Balai Kota Bandung terasa berbeda pada Senin 21 April 2025. Langit cerah menyambut barisan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti apel. Namun bukan sekadar apel biasa, momen ini sekaligus memperingati Hari Kartini, menghidupkan kembali semangat emansipasi perempuan di tengah denyut nadi Kota Kembang.</p>
<p>Hal yang membuat apel ini istimewa yaitu seluruh petugas apel adalah perempuan. Dari pembawa acara, pembaca doa, hingga komandan upacara, semua dilaksanakan oleh para perempuan tangguh yang menjadi simbol kontribusi nyata kaum hawa di ruang publik.</p>
<p>Di antara barisan ASN, hadir pula siswa-siswi dari berbagai jenjang, SD, SMP, hingga SMK. Mereka menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini” dengan penuh semangat, diiringi Orkes Balai Kota yang terdiri dari musisi Kota Bandung. Alunan musik dan harmoni suara anak-anak menambah kesyahduan suasana.</p>
<p>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Kartini bukan hanya sosok perempuan pelopor, tetapi juga pemikir besar yang menembus batas zaman.</p>
<p>“Hari ini, kita bersama-sama memperingati hari lahir ke-146 Raden Ajeng Kartini, seorang pejuang hak emansipasi perempuan melalui pendidikan dan pergerakan sosial. Kartini adalah perempuan visioner, yang gagasannya dikenal di seluruh dunia,” ucap Farhan.</p>
<p>Farhan menjelaskan, perjuangan Kartini tidak lepas dari kekuatan spiritual dan intelektual. Ia menyebut buku Habis Gelap Terbitlah Terang sebagai karya Kartini yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya Al-Baqarah ayat 157 yang mengajarkan tentang harapan di tengah kesulitan.</p>
<p>“Nilai ini sangat mengena dalam hati Kartini, bahwa dari kegelapan diskriminasi dan ketertinggalan akan lahir cahaya harapan dan kemajuan,” lanjutnya.</p>
<p>Kota Bandung, bagi Farhan, juga memiliki Kartini-nya sendiri yaitu Raden Dewi Sartika. Ia menilai, semangat perjuangan Dewi Sartika sejalan dan sejiwa dengan Kartini. Bila Kartini menulis dan menginspirasi, maka Dewi Sartika membangun sekolah dan memberdayakan.</p>
<p>“Kita punya Dewi Sartika, pahlawan pendidikan dari Kota Bandung yang mendirikan Sekolah Kautamaan Istri. Inilah jejak yang tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan dalam membentuk peradaban,” katanya.</p>
<p>Farhan bahkan menyebut ada hubungan historis langsung antara Kartini dan Bandung. Kakaknya, Raden Kartono, wafat di Bandung.</p>
<p>Kartini pun kerap berkirim surat dengan tokoh pergerakan nasional yang saat itu tinggal di Bandung, seperti dari HOS Cokroaminoto. Ini semakin memperkuat keterkaitan emosional dan sejarah antara Kartini dan Kota Bandung.</p>
<p>Dalam kesempatan itu pula, Farhan menegaskan komitmennya untuk menjadikan Bandung sebagai kota yang ramah perempuan dan menjunjung nilai kesetaraan.</p>
<p>Salah satu bentuk nyatanya adalah penyerahan bantuan modal usaha sebesar Rp2 juta kepada para perempuan kepala keluarga (Pekka). Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dengan BAZNAS dan bentuk penghargaan atas perjuangan ibu-ibu yang menjadi tulang punggung keluarga.</p>
<p>“Mereka adalah Kartini masa kini. Perempuan-perempuan tangguh yang dalam diamnya membawa perubahan. Kita semua berhutang pada kekuatan dan cinta mereka,” ujar Farhan. (rob)**</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/apel-biasa-menghidupkan-kembali-semangat-emansipasi-perempuan-di-tengah-denyut-nadi-kota-kembang/">Apel biasa, Menghidupkan Kembali semangat Emansipasi Perempuan di Tengah Denyut Nadi Kota Kembang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Kartini sebagai Momen untuk Menghargai Perjuangan Perempuan</title>
		<link>https://porosmedia.com/hari-kartini-sebagai-momen-untuk-menghargai-perjuangan-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jajat Sudrajat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2024 12:24:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kartini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=19657</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com, Bandung &#8211; Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung,...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/hari-kartini-sebagai-momen-untuk-menghargai-perjuangan-perempuan/">Hari Kartini sebagai Momen untuk Menghargai Perjuangan Perempuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Porosmedia.com/">Porosmedia.com,</a> Bandung &#8211; Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung, Linda Nurani Hapsah menekankan pentingnya memperingati Hari Kartini sebagai momen untuk menghargai perjuangan perempuan dan menggalang dukungan bagi kesetaraan gender.</p>
<p>&#8220;Peran perempuan sangat besar dan berat dalam kehidupan, baik dalam pendidikan, sosial, ekonomi, maupun ranah publik,&#8221; ujar Linda, pada acara Puncak Peringatan Hari Kartini Tingkat Kota Bandung di Hotel Horison Ultima Bandung, Jalan Pelajar Pejuang, Kamis, 25 April 2024.</p>
<p>Menurutnya, perjuangan Raden Ajeng Kartini belum sepenuhnya berhasil dan harus terus dilanjutkan. Pasalnya, masih banyak perempuan yang membutuhkan pertolongan kita.</p>
<p>“Semoga tidak hanya saat Hari Kartini, namun setiap hari kita bisa menghargai perjuangan dan peran perempuan di Kota Bandung,” harapnya.</p>
<p>Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandung, Asep Sauful Gufron, menekankan pentingnya kesetaraan gender dalam pembangunan kota. Ia juga memberi apresiasi kepada seluruh perempuan yang telah dan terus mendukung hak-hak perempuan.</p>
<p>“Peringatan Hari Kartini di Kota Bandung tahun ini dapat membawa inspirasi dan semangat bagi perempuan dalam berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender,” harapnya.</p>
<p>Hari Kartini tahun ini di Kota Bandung dirayakan dengan rangkaian kegiatan yang beragam, bertujuan untuk menghormati dan mengingatkan peran Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak pendidikan dan kesetaraan gender bagi perempuan.</p>
<p>Puncak acara peringatan Hari Kartini ditandai dengan berbagai kegiatan, termasuk diskusi tentang peran perempuan dalam pembangunan masyarakat, acara amal untuk anak-anak disabilitas dan sosialisasi edukasi untuk membentuk anak-anak yang berkualitas.</p>
<p>Selain itu, dilakukan juga koordinasi antara pusat pembelajaran keluarga tentang isu-isu masalah di Kota Bandung serta talkshow selfcare untuk perempuan.</p>
<p>Selain kegiatan amal, acara tersebut juga ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DP3A) dengan Pengadilan Agama Kota Bandung, yang bertujuan untuk memperkuat perlindungan hak-hak perempuan, termasuk penghapusan segala bentuk diskriminasi dan perkawinan usia dini.</p>
<p>Pada puncak acara tersebut, dilakukan penyerahan bantuan sembako oleh Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPKB) Kota Bandung kepada Pesantren Mambaul Ulum serta bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung untuk membantu perempuan dalam memulai usaha mereka.(ziz)**</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/hari-kartini-sebagai-momen-untuk-menghargai-perjuangan-perempuan/">Hari Kartini sebagai Momen untuk Menghargai Perjuangan Perempuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Kartini, Wagub Banten Ajak Masyarakat Apresiasi Nakes Perempuan</title>
		<link>https://porosmedia.com/peringati-hari-kartini-wagub-banten-ajak-masyarakat-apresiasi-nakes-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Syarifah Tun Naza]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2022 03:15:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[kesetaraan gender]]></category>
		<category><![CDATA[nakes]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Perawat]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub Banten]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=12675</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com &#8211; Wakil Gubernur Andika Hazrumy hadiri peringatan Hari Kartini ke-144 yang dilaksanakan di Pendopo...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/peringati-hari-kartini-wagub-banten-ajak-masyarakat-apresiasi-nakes-perempuan/">Peringati Hari Kartini, Wagub Banten Ajak Masyarakat Apresiasi Nakes Perempuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a> &#8211; </strong>Wakil Gubernur Andika Hazrumy hadiri peringatan Hari Kartini ke-144 yang dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten. Andika mengajak masyarakat agar mengapresiasi Tenaga Kesehatan (Nakes) Perempuan yang telah menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.</p>
<p>Peringatan Hari Kartini ke-144 ini merupakan Inisiasi Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta memberikan penghargaan kepada perempuan-perempuan berjasa dan berprestasi yang ada di seluruh Kabupaten/Kota se Indonesia.</p>
<p>Dalam sambutannya di Pendopo Banten, Kamis (21/04/2022), Andika mengajak agar peringatan Hari Kartini kali ini dijadikan momentum untuk memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan (Nakes) perempuan yang dalam beberapa tahun terakhir ini berada di garda terdepan saat pandemi Covid-19.</p>
<p>“Ini adalah momentum yang tepat bagi kita untuk mengapresiasi para Nakes perempuan yang selama ini berada di garda terdepan pandemi,” ucap Andika.</p>
<p>Menurut Andika, peringatan Hari Kartini pada masa pemulihan pandemi Covid-19 saat ini harus dimaknai sebagai bentuk penghargaan kepada para perempuan yang memiliki peran utama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Data menunjukkan 71 persen dari total tenaga kesehatan (Nakes) penanganan Covid-19 di Indonesia adalah kaum perempuan.</p>
<p>“Hal ini jelas memperlihatkan kontribusi nyata dari perempuan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya di Provinsi Banten,” kata Andika.</p>
<p>Andika melanjutkan, perempuan juga memiliki peran strategis sebagai bagian dari penanganan pandemi Covid-19 berbasis komunitas. Salah satunya melalui PKK yang merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun perempuan khususnya para ibu-ibu. Para Kartini Banten itu, kata Andika, memiliki kontribusi pada ketahanan keluarga selama masa pandemi Covid-19.</p>
<p>Lebih lanjut, Pemprov Banten berkomitmen terhadap pembangunan kesetaraan gender sebagai salah satu yang utama dalam upaya memajukan para perempuan Banten. Hal itu terbukti dengan perolehan 7 penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya oleh Pemprov Banten yang didapat secara berturut-turut.</p>
<p>Andika merunut, terakhir Provinsi Banten meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya tersebut untuk Kategori Utama pada 2021. Kondisi inilah yang menjadi bukti bahwa program-program pembangunan yang sudah dilaksanakan di Banten, memang dilakukan dengan berpedoman pada strategi pengarusutamaan gender.</p>
<p>Merujuk data BPS, Andika melanjutkan, Indeks Pembangunan Gender (IPG) di Banten terus meningkat dari tahun 2017 sebesar 91,14 poin dan pada tahun 2021 meningkat mencapai 91,83 poin atau sedikit lagi mendekati poin 100 sebagai standar setaranya pembangunan antara perempuan dengan laki-laki.</p>
<p>Menurut Andika hal itu sebagai hasil dari implementasi kebijakan pengarusutamaan gender Pemprov Banten melalui diterbitkannya Perda 10/2005 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah dan Pergub 80/2014 tentang Percepatan Pengarusutamaan Gender Melalui Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender di Provinsi Banten, dimana Pemprov Banten terus berupaya meningkatkan kedudukan, peran, dan kualitas perempuan serta upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan daerah.</p>
<p>Sementara itu Kepala Dinas DP3AKB Sitti Ma’ani Nina mengatakan peringatan Hari Kartini kali ini ditandai dengan pemberian penghargaan kepada perempuan berjasa dan berprestasi di seluruh Kabupaten/Kota se-Indonesia oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) memberikan penghargaan. Untuk Banten, penghargaanakan diberikan oleh Wagub Andika dalam acara tersebut langsung kepada para perempuan penerima penghargaan.</p>
<p>&#8220;Penghargaan diberikan dengan tujuan apresiasi Pemerintah kepada perempuan yang berjasa dan berprestasi di Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan, Bidang Sosial Budaya, Bidang Lingkungan Hidup, Bidang Pertanian, dan juga untuk meningkatkan kepedulian Pemerintah Daerah dalam mendorong kinerja perempuan untuk berprestasi pada bidang tersebut diatas,” kata Nina.</p>
<p>Adapun penerima penghargaan perempuan berjasa dan berprestasi untuk daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten tersebut adalah Yulyanah dari Kabupaten Pandeglang untuk bidang lingkungan; Eneng Juwita dari Kabupaten Lebak untuk bidang pertanian; Komala Sari dari Kabupaten Tangerang untuk bidang pendidikan dan Musfiroh dari Kabupaten Serang untuk bidang kesehatan.</p>
<p>Selanjutnya, Ita Rosita dari Kota Tangerang untuk bidang sosial budaya; Purwanti dari Kota Cilegon untuk bidang lingkungan hidup; Muslihah dari Kota Serang untuk bidang pertanian dan Nurlailah Ulfah dari Tangerang Selatan untuk bidang pendidikan.</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/peringati-hari-kartini-wagub-banten-ajak-masyarakat-apresiasi-nakes-perempuan/">Peringati Hari Kartini, Wagub Banten Ajak Masyarakat Apresiasi Nakes Perempuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puan, Sarinah dan Perjuangan Kartini Masa Kini</title>
		<link>https://porosmedia.com/puan-sarinah-dan-perjuangan-kartini-masa-kini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anton Mau]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2022 01:51:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[Sarinah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://porosmedia.com/?p=12667</guid>

					<description><![CDATA[<p>Porosmedia.com, Jakarta &#8211; Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat hari Kartini bagi seluruh perempuan di...</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/puan-sarinah-dan-perjuangan-kartini-masa-kini/">Puan, Sarinah dan Perjuangan Kartini Masa Kini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>, Jakarta &#8211;</strong> Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat hari Kartini bagi seluruh perempuan di tanah air.</p>
<p>Memperingati hari Kartini yang jatuh tepat pada hari ini, Puan pun berharap makin banyak perempuan saat ini yang meneruskan perjuangan Ibu Kartini.</p>
<p>Jika dulu Ibu Kartini memperjuangkan akses pendidikan yang setara bagi para perempuan, maka para kartini masa kini harus berjuang dengan lebih baik lagi.</p>
<p>&#8220;Dengan akses pendidikan yang saat ini sudah setara, maka kartini masa kini tak lagi hanya terbatas menjadi ibu rumah tangga, tapi juga bisa membangun karir menduduki posisi-posisi strategis,&#8221; kata Puan.</p>
<p>Ini misalnya bisa dilihat dari jumlah perempuan yang mengisi kursi DPR RI. Representasi perempuan di Senayan terus meningkat dari waktu ke waktu.</p>
<p>Jumlah Anggota DPR RI perempuan di periode 2019-2024 mencapai 118 orang, atau mencapai 20,5 persen dari<br />
total 575 anggota terpilih.</p>
<p>Jumlah itu meningkat dibandingkan periode 2014-2019 lalu, dimana jumlah anggota DPR perempuan yang duduk di Senayan hanya 97 orang.</p>
<p>&#8220;Dengan makin banyaknya perempuan yang duduk di posisi strategis seperti di DPR, maka kebijakan yang diambil juga bisa lebih berpihak pada kaum perempuan,&#8221; kata Puan, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.</p>
<p>Namun tentunya meneruskan perjuangan Kartini bagi perempuan tak hanya bisa dilakukan lewat jalur politik. Puan menegaskan, seluruh perempuan di Indonesia bisa menjalani peran di bidangnya masing-masing untuk meneruskan perjuangan Ibu Kartini.</p>
<p>Kuncinya, setiap perempuan harus konsisten dan berupaya untuk terus berkontribusi bagi negeri.</p>
<p>&#8220;Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang,&#8221; kata Puan mengutip salah satu tulisan RA Kartini.</p>
<p><strong>Sosok Sarinah</strong></p>
<p>Bertepatan dengan hari Kartini ini, Puan pun turut mengenang Sarinah, sosok perempuan yang telah menginspirasi Bung Karno.</p>
<p>Sarinah adalah pengasuh Soekarno saat kecil. Menurut Puan, Sarinah sangat berperan dalam perjalanan hidup Soekarno itu hingga akhirnya kakeknya itu tumbuh menjadi seorang pemimpin besar yang memproklamirkan kemerdekaan RI.</p>
<p>&#8220;Dari Sarinah, Soekarno belajar banyak hal. Khususnya mengenai cinta. Cinta kepada rakyat kecil,&#8221; kata Puan.</p>
<p>Puan menceritakan, kakeknya itu mengenal Sarinah sejak umur 6 tahun. Saat itu Soekarno kecil baru pindah dari Surabaya ke Mojokerto bersama orangtuanya.</p>
<p>Di sana lah, orangtua Soekarno bertemu Sarinah, seorang gadis yang kemudian menjadi asisten keluarga mereka. Namun, Sarinah bukan pelayan dalam pengertian barat, melainkan sudah dianggap seperti keluarga.</p>
<p>Soekarno pun akhirnya menjadi sangat dekat dengan sosok Sarinah. Jika Sarinah sedang memasak di dapur, Soekarno akan duduk di sebelahnya untuk menemani.</p>
<p>Saat itu lah Sarinah memberi banyak pesan dan petuah yang kemudian menjadi pelajaran berharga bagi perjalanan hidup Soekarno.</p>
<p>Melalui bukunya yang berjudul “Sarinah, Kewajiban Wanita dalam Perjuangan Republik Indonesia,” Soekarno menjelaskan arti Sarinah bagi dirinya.</p>
<p>“Pengasuh saya bernama Sarinah, ia “mbok” saya. Ia membantu ibu saya, dan dari dia saya menerima banyak rasa cinta dan rasa kasih. Dari dia saya banyak mendapatkan pelajaran mencintai “orang kecil”. Dia sendiri pun “orang kecil”, tetapi budinya selalu besar,” tulis Soekarno.</p>
<p>Belakangan, Soekarno pun mengabadikan nama Sarinah ke gedung pencakar langit pertama di Indonesia, yang kini dikenal dengan nama Mal Sarinah.</p>
<p>Artikel <a href="https://porosmedia.com/puan-sarinah-dan-perjuangan-kartini-masa-kini/">Puan, Sarinah dan Perjuangan Kartini Masa Kini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://porosmedia.com">Porosmedia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
