Berita  

Soal Gempungan Digelar Di SMPN 2 Pasawahan, Camat dan Kades yang Minta?

Avatar photo
Soal Gempungan Digelar Di SMPN 2 Pasawahan, Camat dan Kades yang Minta?
Foto: Acara Gempungan di SMPN 2 Pasawahan Purwakarta.

Porosmedia.com, Purwakarta – Soal Gempungan Pemkab Purwakarta yang digelar di SMPN 2 Pasawahan pada waktu ujian siswa tengah berlangsung mulai direspon oleh pihak sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 2 Pasawahan, Ajid Mustopa mengaku acara gempungan saat itu tidak menggangu pelaksanaan ujian karena acara tersebut dimulai selepas pelaksanaan ujian.

Ia juga mengaku ditunjuknya SMPN 2 Pasawahan sebagai titik lokasi Gempungan merupakan hasil persetujuan setelah digelarnya pertemuan antara pihak sekolah dengan Camat, Kades dan Kordinator Lapangan (Korlap) Bupati Purwakarta.

“Sebelumnya pihak sekolah kedatangan pak Camat, pak kades dan korlap Ambu (Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika) yang menyampaikan bahwa akan ada acara gempungan di Desa Warungkadu,” kata Ajid Mustopa Kamis, 8 Desember 2022.

Kemudian, kata Ajid, Camat, Kades dan korlap bupati dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa di Desa Warungkadu tak memiliki tempat yang cukup luas untuk titik lokasi Gempungan. “Jadi alternatif tempatnya ada 2, yang satu di TK dan satunya lagi disini,” sambung Ajid.

Adapun kaitan dengan ditetapkannya SMPN 2 Pasawahan sebagai titik lokasi Gempungan, Ajid Mustopa selaku pimpinan mengatakan sekolah merupakan bagian dari masyarakat dan bagian dari pemerintahan yang wajib membantu dan mendukung program pemerintah.

Baca juga:  Putra Buya Arrazy Meninggal Karena Tertembak, Berikut Kronologi dan Penyebabnya

“Maka ketika pemerintah meminta bantuan, dan kita dibutuhkan, ya kita harus membantu, apalagi ini adalah salah satu program Bupati kita,” kata Ajid.

Ajid juga menerangkan, saat ini sekolah diberikan kewenangan penuh untuk menentukan kapan pelaksanaan ujian akan digelar, hal itu diatur dalam Permendikbudistek Nomor 21 Tahun 2022 Kurikulum Merdeka Tentang Standar Penilaian. Sekolah diberikan otonomi dalam menyelenggarakan kegiatan ujian.

“Waktunya mau kapan, soalnya mau seperti apa, berbeda bentuk atau jenis, mau didalam atau diluar. Itu sepenuhnya di serahkan pada pihak sekolah dalam pelaksanaannya,” ungkap dia.

Ia juga kembali menegaskan bahwa acara gempungan kemarin tak mengganggu kegiatan belajar siswa.

Sementara Camat Pasawahan Helmi Setiawan dan Kades Warungkadu Nandang Saputra tak memberikan jawaban ketika diminta konfirmasi melalui pesan WhatsApp.