Pemerintah Desa Jatimekar Launching Program Ketahanan Pangan

Avatar photo
Pj Kades Jatimekar Hendra Setiawan, saat meninjau lokasi kolam terpal atau bioflok.

Porosmedia.com, Purwakarta – Melalui Program Ketahanan pangan, Pemerintah Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta memfokuskan masyarakatnya untuk menguasai sektor usaha di bidang pertanian dan sektor peternakan guna mewujudkan harapan di wilayah desanya sendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Kepala Desa Jatimekar, Hendra Setiawan disela- sela kegiatan Launching Program Ketahanan Pangan dan Bimbingan Teknis bersama kelompok perikanan dan kelompok wanita tani Desa Jatimekar, bertempat di kantor Desa Jatimekar, Sabtu 24 September 2022.

“Keterampilan petani dan peternak yang menguasai bidangnya masing-masing juga harus terus diasah. Keterampilan itu juga diharapkan dapat diturunkan kepada masyarakat desa lainnya yang ingin mempelajari,” ujar Hendra.

Dalam kegiatan tersebut, Pemdes Jatimekar diketahui juga melaunching dua sarana atau fasilitas berupa Green House dan 3 unit kolam bioflok untuk kelompok tani dan kelompok perikanan binaan Desa Jatimekar.

Dua sarana itu diketahui berasal dari Program Ketahanan Pangan Desa Jatimekar yang sumber dananya berasal dari Dana Desa tahap I dan Tahap II tahun 2022. Sementara, lokasi dua tempat tersebut terletak di samping kantor desa.

Baca juga:  Luthfi Bamala Bakal Nyalon Bupati Purwakarta di Pilkada 2024?
Pemerintah Desa Jatimekar Launching Program Ketahanan Pangan
Foto: Green House Desa Jatimekar.

Untuk Green House atau yang biasa disebut rumah hijau atau rumah pertanian dengan sistem hidroponik itu disediakan untuk dapat dimanfaatkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Mandiri Desa Jatimekar.

Selain itu, ada juga 3 unit bioflok kolam terpal untuk pembesaran ikan yang diberikan kepada Kelompok Perikanan Jati Mekar Mandiri (JMM) Desa Jatimekar.

“Program ketahanan pangan harus dijalankan dengan serius guna mengantisipasi terjadinya krisis pangan. Oleh karena itu, kelompok petani dan kelompok perikanan harus memaksimalkan fasilitas yang telah disediakan oleh desa,” kata Hendra.

Ia juga berharap dengan adanya aktifitas kelompok pertanian dan kelompok peternak ikan di Desa Jatimekar dapat menjadi contoh kepada masyarakat desa untuk dapat melakukan kegiatan yang sama.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh dan mengundang minat masyarakat sehingga semua masyarakat di desa dapat melakukan kegiatan bertani atau beternak secara mandiri.

“Program ini semoga dapat mengedukasi seluruh masyarakat desa bahwa bertani itu tidak harus di kebun dan beternak ikan juga tidak harus di kolam besar saja,” demikian Hendra.