oleh

“NFA” Melaporkan PT. Adira Di Polda Sultra Terkait Dugaan TPPU

POROSMEDIA.COM, KENDARI: Nizar Fachri Adam salah satu nasabah/Debitur di lembaga Finance yakni korban Penipuan dan pengelapan ia  melaporkan dugaan Tindak Pidanan pencucian Uang di Mabes Polri dan Polda Sultra yang di mana NFA  menduga salah satu lembaga pembiayaan PT Adira finance kota Kendari melakukan Tindak Pidanan Pencucian Uang (TPPU) atau money Loundry.

pasalnya mengacu pada UU no 8 tahun 2010, mengenai Transaksi kasus Penipuan dan Penggelapan sdr RM dengan LP SPKT no103/TBL/Polda Sultra dan telah mendapat keputusan pengadilan no 397)Pid.B/2020/PN,kdi. Tegas Nisar Facri Adam Senin/08/02/2021

Dalam beberapa pertemuan Pihak Adira menerangkan bahwa tersangka RM ini masih memenuhi kewajiban sebagai debitur membayarkan unit kepada Adira yang merupakan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pihak korporate dan  tangihan ke PT Adira Finance,  dalam Laporan Pengaduan TPPU diduga Kuat pihak PT Adira finance cab kota  mengabaikan, pasal 29 Peraturan BI no13/3/PBI tahun2012, dan PPATK no 02/102/PPATK tahun 2015.

“PT. Adira Finance  di duga memuluskan, mengaburkan terkait dugaan Pembayaran sdr RM yang merupakan dari hasil tindakan kejahatan, padahal pihak PT Adira TBK merupakan salah satu saksi di persidangan Kasus penipuan dan pengelapan yg di sidangkan, yang nota Bene Nasabah PT. Adira, Tbk.  Cab Kendari”. Tegas Magister Ekonomi ini.

Nisar Facri Adam mengatakan mestinya PT Adira finance TBK, melaporkan Ke pihak terkait mengenal nasabah atau debitur yang memiliki kasus penipuan dan Penggelapan sesuai yg di atur pasal 8 tahun 2010 ke pihak Berwenang yakni OJK, BI, dan PPATK .

“hal ini merupakan sebagai salah satu tindakan korporate tidak memiliki itiqat baik, mengaburkan dan memuluskan kejahatan yang di duga dari Hasil Kejahatan, ini sesuai dengan penelaian dan skema OJK yang di lakukan Oleh pihak PT Adira finance cab Kendari”. Tutup Politisi Golkar ini.

*Tim

_________________________________________

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed