Muncul Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua DPRD Purwakarta, Lima Fraksi Akan Surati Gubernur

Avatar photo
Muncul Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua DPRD Purwakarta, Lima Fraksi Akan Surati Gubernur
Lima Fraksi DPRD Purwakarta tak akan mengakui lagi Ahmad Sanusi sebagai Ketua DPRD Purwakarta. Foto: istimewa

Porosmedia.com, Purwakarta – Muncul usulan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat Ahmad Sanusi.

Mosi tidak percaya itu muncul pasca Ahmad Sanusi tidak memimpin Rapat Paripurna DPRD Purwakarta pada agenda Pembicaraan Tingkat II dalam Rangka Penetapan Keputusan Dua Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 dan Raperda Tata Kelola Prasarana, Sarana dan Utilitas Pada Perumahan dan Permukiman, pada Senin, 12 September 2022 malam.

Sementara, Menanggapi hal ini, Moch Arief Kurniawan dari Fraksi PKS DPRD Purwakarta menyebut jika ke- 23 orang anggota DPRD Purwakarta yang hadir pada hari tersebut sudah mengeluarkan kebijaksanaan dengan menunda atau skorsing rapat untuk menunggu kedatangan ketua dan anggota DPRD lain yang belum hadir.

“Wujud kebijaksanaan dari anggota DPRD yang hadir sudah dilakukan.
Dengan ditundanya rapat memberikan kesempatan kepada Ketua DPRD Purwakarta untuk bisa hadir,” kata Arief Senin 12 September 2022 malam.

Sementara, jika dalam agenda rapat-rapat ke depan ketua DPRD tetap tidak hadir, pihaknya akan menyampaikan langkah-langkah apa saja yang normatif akan dilakukan.

Baca juga:  Isu Sosial Kemasyarakatan dan Dampak Konstipasi Politik 2024

“Berkenaan dengan sanksi dari mosi tidak percaya, kita akan diskusikan dulu apakah nanti akan melaporkan ke badan kehormatan (BK) DPRD atau bagaimana. Tetap kita akan lakukan pembahasan berdasarkan tata tertib (tatib) yang ada di DPRD. Kita akan diskusikan dengan BK,” katanya.

Sementara, buntut dari mosi tidak percaya itu membuat lima fraksi tadi tidak akan lagi menerima kepemimpinan Ketua DPRD Purwakarta Ahmad Sanusi.

Kelima fraksi yang menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Purwakarta Ahmad Sanusi itu diantaranya adalah Fraksi Gerindra, PKS, PKB, Nasdem dari fraksi gabungan (DPN), dan PAN dari fraksi gabungan (Berani).

Kelima fraksi tersebut menyatakan akan segera berkirim surat kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kelima fraksi tersebut juga menegaskan bahwa mereka tak mengakui Ahmad Sanusi sebagai ketua DPRD.

“Kami tidak lagi menerima saudara Ahmad Sanusi untuk memimpin DPRD Purwakarta. Kami akan segera mengirim surat kepada Gubernur Jawa Barat,” ujar Fitri Maryani anggota DPRD yang mewakili fraksi Gerindra dalam konferensi pers.

Baca juga:  Menyerukan Persatuan Negara Barat, Biden Meminta Rusia Dikeluarkan dari G20

Hal senada turut disampaikan oleh anggota DPRD lainnya. Mewakili Fraksi PKB DPRD Purwakarta Alaikassalam mengatakan, ke depan, meski tanpa dihadiri dan dipimpin oleh Ketua DPRD Ahmad Sanusi, rapat paripurna akan tetap digelar dengan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Purwakarta Sri Puji Utami.

“Tetap kita akan menggelar paripurna dipimpin oleh Saudari Puji,” kata Alaikassalam

Sementara itu Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengaku menerima jika rapat paripurna saat itu kembali ditunda. “Yang pasti draft raperda sudah kita sampaikan kepada DPRD. Saya percaya DPRD akan menyelesaikan semuanya,” kata Anne.