Cerpen  

Markotop dan Kemetak: Ayam Pulang ke Kandang Ayam

Markotop dan Kemetak: Ayam Pulang ke Kandang Ayam

Porosmedia.com, Ayam Pulang ke Kandang Ayam – Di Jumat pagi Kemetak berbincang-bincang dengan teman kecilnya, Si Markotop.

“Mar, saya heran sama pak Kadir yang kemarin meninggal itu. Ternyata hari kelahirannya sama dengan hari meninggalnya. Maksudnya, dia lahir hari Selasa tanggal 5 bulan Syawal dan beliau juga meninggalnya di hari Selasa tanggal 5 dan juga bulannya sama yaitu Syawal.”

“Kok bisa sama begitu ya, Mar? Menurutmu kok bisa sama seperti itu kenapa ya, Mar?” tanya Kemetak.

Lalu Markotop pun menjawab, “Tak, saya yakin beliau itu termasuk orang yang hebat dibandingkan dengan yang lainnya, makanya kita harus bisa meniru akhlaknya beliau.”

“Beliau juga semasa hidupnya menjadi pribadi yang baik, mengajarkan akhlak yang begitu sempurna, sampai-sampai hari, tanggal dan bulannya lahir serta meninggalnya bisa sama.” Jawab Kemetak.

“Ada tidak amalan supaya kita bisa seperti beliau yang hari, tanggal dan bulan kita lahir serta meninggalnya sama?” cecar Kemetak.

Lalu Markotop menjawab lagi, “Yang jelas kalau ayam itu harus pulang ke kandang ayam bukan ke kandang kambing, begitu juga kambing juga harus pulang ke kandang kambing bukan ke kandang ayam.” Jawab Markotop.

Baca juga:  Cerpen Part 2: Musim Gugur di Hati Aisya

Kemetak mencoba bertanya lagi, “Maksudnya apa itu, Mar? Kok ayam pulang ke kandang ayam, kambing pulang ke kandang kambing itu.”

Markotop pun menyahutnya, “Tak, bincang-bincang kita lanjutkan nanti setelah solat Jumat aja ya? Itu Masjid sudah adzan.”

Kemetak pun mengangguk dan didalam hatinya masih menyimpan rasa penasaran.

“Saya nanti setelah solat Jumat akan bertanya lagi ah,” pikirnya dalam hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *