Berita  

Ice Smoke Memakan Korban, Bocah 5 Tahun Terbakar

Ice Smoke Memakan Korban, Bocah 5 Tahun Terbakar
Ice Smoke Memakan Korban, Bocah 5 Tahun Terbakar. (Ist)

Porosmedia.comIce Smoke yang merupakan Jajanan yang belakangan ini menyita minat orang untuk membeli dan merasakan sensasinya terutama bagi anak-anak. Namun nahas ice smoke ini memakan korban.

Ice Smoke atau es krim asap adalah ciki berwarna warna warni yang di beri nitrogen hingga mengeluarkan kepulan asap.

Seorang bocah usia 5 tahun berinisial AFT mengalami luka bakar setelah membeli jajanan ice smoke atau es yang mengeluarkan asap karena diberi nitrogen cair. Korban langsung dilarikan ke RSU Muslimat Ponorogo.

Kejadian mengejutkan itu terjadi di desa Bajang, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Saat itu korban sedang menonton reog di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Lalu ada yang menjual ice smoke atau es berasap dan korban meminta dibelikan kepada ayahnya yang bernama Sutrisno dengan harga Rp 20.000.

“Dia minta dibelikan, langsung saya belikan. Setelah beranjak dari situ, satu menit lepas dipegang jajannya, dipegang anak saya, jajannya keluar api, langsung bakar anak saya,” kata Sutrisno.

Baca juga:  Pemerintah Kabupaten Belu Akan Melaksanakan ODF di 12 Kecamatan, Kabupaten Belu 

Melihat kejadian tersebut, ayah sang anak langsung spontan memadamkan api menggunakan tangan kosong lalu melepaskan baju yang di pakai sang anak dan segera membawa sang anak ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Setelah itu sang anak dirujuk ke rumah sakit.

Ayah korban tidak mengetahui bahwa jajanan tersebut akan mengakibatkan sang anak terbakar. Ia mengatakan makanan yang dibeli anaknya sejenis makanan ringan yang di semprot menggunakan nitrogen cair hingga akhirnya mengeluarkan asap. Ia pun tidak mengetahui penyebab jajanan tersebut mengeluarkan api dan membakar anaknya.

Kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan pihak penjual siap bertanggung jawab membiayai perawatan korban di rumah sakit hingga sembuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *