Berita  

Heboh Kasus Pengeroyokan di Sukajadi Bandung oleh Sekelompok Pemotor

Kasus pengeroyokan tersebut terjadi di Sukajadi, Kota Bandung tepat pada malam hari raya Idul Adha atau malam takbiran.

Heboh Kasus Pengeroyokan di Sukajadi Bandung oleh Sekelompok Pemotor
Heboh Kasus Pengeroyokan di Sukajadi Bandung oleh Sekelompok Pemotor. (Foto: via Galamedia)

Porosmedia.comMalam Idul Adha seharusnya menjadi momentum istimewa khususnya bagi kaum muslimin dalam rangka merayakan perayaan Idul Adha. Di saat gema takbir berkumandang di penjuru dunia, sangat disayangkan masih ada kasus pengeroyokan yang terjadi pada malam mulia tersebut, tepatnya di Sukajadi, Kota bandung.

Pada hari Sabtu 09 Juli 2022 telah terjadi kasus pengeroyokan pada malam takbiran oleh sekelompok pemotor yang menyerang warga pada saat warga sedang bekerja bakti di Lapangan Abra, tepatnya di kawasan Jalan Cipedes Tengah, Sukajadi, Kota Bandung.

Kapolsekta Sukajadi Kompol Ronny Mardiatun pun membenarkan hal ini saat dikonfirmasi pada Rabu 13 Juli 2022. Menurutnya, ada tiga korban atas kejadian tersebut yang bernama Hendra, Dadan dan Kukun. Hendra mengalami luka di bagian kepala belakang karena benda tajam. Begitupun Dadan dan kukun mengalami luka akibat benda tajam juga.

“Lalu Saudara Dadan yang alami luka di pelipis kiri akibat benda tajam, dan Saudara Kukun yang alami luka di bagian depan kepala oleh benda tumpul. Saudara Kukun pun alami luka benda tajam di kepala depan bagian atas,” katanya.

Baca juga:  Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bandung Siapkan Sejumlah Strategi

Diketahui dalam kasus ini ada 8 orang pelaku yang sudah ditahan di rumah tahanan Mapolrestabes Bandung. Mereka ini adalah, SP, RH, AO, RS, CS, HR, DS dan AR.

Untuk informasi sementara, pelaku melakukan pengeroyokan tersebut karena masalah pribadi dengan salah satu korban (balas dendam).

Sedangkan dua korban lainnya berusaha melerai pengeroyokan namun naas malah terkena benda tajam juga.

Dan proses penyelidikan dan penyidikan serta pengembangan perkara ini masih dilakukan oleh pihak yang berwajib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *