GeRaM Sultra Kecam Pernyataan Kery yang tidak menghitung Lukman Di Pilgub

0
63
Sutamin Rembasa, S.Pd., M.Si

POROSMEDIA.COM – KENDARI : Menanggapi pernyataan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa disebuah media yang mengatakan tidak memperhitungkan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Sultra mendatang, Ketua GeRaM Sultra (Gerakan Rakyat Menggugat Sulawesi Tenggara), Sutamin Rembasa angkat bicara.

menurutnya, seharusnya ditahun politik ini sesama Pejabat Publik apalagi sekelas Bupati dalam mengeluarkan pernyataan harus saling menghargai satu sama lain, bukan sebaliknya seakan mendiskreditkan salah satu pihak dalam hal ini Lukman Abunawas.

“apalagi yang menjadi obyek dari pernyataan Bupati KSK adalah Ketua PDIP Sultra yang nota bene Wakil Gubernur Sultra yang saat ini masih menjabat dan sedang fokus menjalankan tugas-tugas Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara sampai periode 2023”. Ujar Sutamin

Sekretaris Sultra Centre (SC) ini melanjutkan, bahwa pernyataan Kery Saiful Konggoasa bisa saja mengganggu konsentrasi Wagub Sultra dalam membantu dan mensukseskan program-program bersama Gubernur Sultra Ali Mazi yang dikenal dengan taqline AMAN ini.

“saya berharap agar Bupati Konawe tidak memberikan pernyataan yang dapat menggangu konsentrasi pemerintah Provinsi dalam melakukan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat sultra”.

Tamin sapaan akrabnya, menilai motif dari pernyataan Kery Saiful Konggoasa seperti sedang mencari perhatian dan simpatisan publik dengan cara mengkerdilkan salah satu pihak yang dianggap sebagai rival politiknya kedepan.

“apalagi kalau bicara Pemilihan Gubernur (Pilgub) masih jauh kedepan. Saya kira tidak etislah seorang Bupati mengeluarkan pernyataan seperti itu dan tidak ada hubungannya juga dengan rencana majunya KSK sebagai Balon Gebernur Sultra kedepan dengan mengkaitkan dan membawa-bawa nama Lukman Abunawas dalam pernyataannya”. Tegas Mantan Komisioner KPU Konsel ini.

Sebagai Pejabat publik, kata Tamin, Bupati harusnya menciptakan iklim yang kondusif dalam suasana menghadapi Pilkada serentak 2020 yang akan dihelat di 7 (tujuh) Kab/Kota di Sultra, bukan membuat kegaduhan politik melalui pernyataan dimedia yang seharusnya tidak terjadi hanya karena ambisi politik pribadi.

Tamin juga berharap agar Bupati Konawe baik sebagai pribadi maupun Politisi harus memberikan contoh dan pendidikan politik yang baik dan cerdas kepada masyarakat dalam iklim demokrasi saat ini”. tutupnya.

*Tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here