Fraksi yang Ngotot Ingin Paripurna Dinilai Menjual Nama Rakyat Demi Kepentingan Pribadi

Avatar photo
Fraksi yang Ngotot Ingin Paripurna Dinilai Menjual Nama Rakyat Demi Kepentingan Pribadi
Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat Ahmad Sanusi. Foto: Istimewa.

Porosmedia.com, Purwakarta – Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat Ahmad Sanusi menilai fraksi yang ngotot ingin Rapat Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (PPA) Tahun Anggaran 2021 tak dilandasi oleh kepentingan rakyat. Melainkan, fraksi – fraksi tersebut takut kehilangan pendapatan.

Ahmad Sanusi menilai fraksi-fraksi yang ngotot paripurna tersebut terlalu memaksakan kehendak. Mereka berdalih atas kepentingan rakyat tapi malah justru mendukung maladministrasi keuangan daerah.

“Maka fraksi yang ngotot terhadap paripurna PPA itu bukan demi kepentingan rakyat, tapi mereka takut kehilangan honor kegiatan. Ayo fraksi berkata jujur itu untuk kepentingan rakyat atau takut kehilangan pendapatan?,” Kata Amor di Gedung DPRD Purwakarta, Rabu 14 September 2022.

Pria yang karib disapa Amor itu juga menjelaskan, honor kegiatan selama dua bulan ke depan didapat dari anggaran perubahan yang harus melalui proses PPA tahun anggaran 2021. Sehingga jika paripurna tak digelar maka honor kegiatan DPRD selama dua bulan ke depan itu terancam kandas.

Sementara, kata Amor, mengenai anggaran yang memang diperuntukan bagi masyarakat Purwakarta tetap aman dan tetap bergulir seperti biasanya.

Baca juga:  Wujudkan Lingkungan Hijau, Babinsa Bersama Warga Tanam Pohon Angsana

“Sehingga saya tidak melihat ini ada urgensinya untuk kepentingan masyarakat. Jadi emosi mereka (fraksi-fraksi yang ngotot ingin paripurna) itu bukan karena kepentingan rakyat, tapi mereka itu takut kehilangan pendapatan nya sebagai anggota dewan,” demikian Amor.