Diduga tidak mengantongi IPPKH, POROS MUDA tantang Bareskrim Police Line PT. Celebes Pasific Mineral di Konut

0
35
Ketua Umum POROS MUDA Sulawesi Tenggara, Jefri Rembasa

POROSMEDIA.COM – KENDARI: Beberapa bulan  terakhir ini, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri)  gencar melakukan penyelidikan kasus perusahaan pertambangan yang bermasalah di Sulawesi Tenggara. Bahkan belakangan ini dalam tindakan tersebut telah mendapat apresiasi dari beberapa kalangan terkhusus para penggiat lingkungan.

Namun Aktivitas pertambangan Ilegall tak ada habisnya, sehingga salah satu organisasi Kepemudaan di Sulawesi Tenggara yakni POROS MUDA Sulawesi Tenggara menantang Bareskrim mabes polri untuk memeriksa PT. Celebes Pasific Mineral yang beroperasi di Desa Boenaga Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara Yang diduga menambang di Kawasan hutan tanpa IPPKH  dan beroperasi di  IUP yang telah mati sejak Tahun 2015

Ketua Umum POROS MUDA Sultra, Jefri Rembasa sangat apresiasi terkait kedatangan Bareskrim Mabes Polri dalam menangani persoalan tambang di Sultra yang marak ilegal, akan tetapi, menurut Jefri, ia menilai ada tebang pilih dalam penyelidikan kasus tambang terkhusus di Konawe Utara

“Saya meminta pihak Bareskrim untuk melakukan penyegelan atau Police line terhadap perusahaan tambang nikel PT. Celebes Pasific Mineral yang di duga tidak mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dan sudah beberapa tahun ber operasi di IUP yang mati sejak tahun 2015 dan masih mengeruk sampai saat ini”. Terang Bung Jeff (sapaan akrabnya)

PT. Celebes ini terkesan kebal hukum, lanjut bung Jeff, dan saya duga adanya oknum-oknum yang membekingi perusahaan tersebut sehingga sampai saat ini perusahaan tersebut masih Berjalan dengan mulus, dan aparat penegak hukum wilayah Sultra di anggap tutup mata adanya kegiatan PT Celebes tersebut.

Jefri berharap agar proses penyelidikan harus segera dilakukan ditubuh PT. Celebes Pasific Mineral demi pencegahan dan penindakan kerusakan lingkungan

“tidak ada alasan lagi untuk tidak melakukan penyelidikan terkait aktivitas PT. Celebes, pihak Bareskrim harus segera turun tangan menangani kerusakan hutan diBumi Anoa ini”. Tutup Mantan Aktivis HMI Kendari ini.

Reporter: Resky Nur Hidayah

___________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here