Diduga Korupsi, Kadispora Konsel di Demo

0
144
Burahim saat menerima masa aksi

POROSMEDIA.COM, KONSEL: Puluhan Massa yang tergabung dalam Konsorsium Aktifis Muda (KAM) dan Mahasiswa Kabupten Konawe Selatan (Konsel) Melakukan aksi unjuk rasa di Perempatan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konsel lalu menuju ke kantor Bupati Konsel dan Kantor Dispora Konsel, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Koordinator Lapangan (Korlap), Jusrin Saloko, mendesak pihak Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Konsel bertanggung jawab atas dugaan Tindak Pidana Korupsi yang terjadi di Lingkup Dispora

” Kami meminta Kadis Dispora Konsel segera di copot dari jabatannya atas penyalahgunaan penggunaan listrik, ” terang Jusrin. Rabu, 2/12/2020

Menurut Jusrin, Dalam pengelolaan Dana Alokasi Umum (DAU) yang dikucurkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Konsel untuk belanja Jasa Listrik sebesar Rp 114.000.000,- Tahun Anggaran 2020 di nilai sangat tidak Proporsional dan tidak objektif atau di duga telah terjadi penyalahgunaan anggaran dalam pembayaran jasa listrik ke pihak PLN Unit Layanan Pengadaan (ULP) Konsel sektor Kecamatan Andoolo.

” Di mana dalam hal ini terjadi Pemutusan jaringan KWH/ Kilo Meter Listrik dari PLN ULP Konsel di Kantor Dispora Konsel akibat tunggakan pembayaran yang tidak dapat di penuhi dari Pihak Dispora sehingga mengakibatkan kerugian daerah atas pencabutan salah satu aset daerah tersebut, ” Terang Jusrin.

Dirinya menambahkan, Anggaran yang di sediakan oleh Pemkab Konsel melalui DAU tahun 2020 sudah tersalurkan melalui rekening Dispora Konsel.

” Namum pada kenyataanya terjadi penunggakan hingga berujung pada pencabutan dan pemutusan jaringan listrik oleh PLN ULP Konsel, ” paparnya

Menanggapi Hal itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Konsel, Burahim, saat menerima Massa aksi mengatakan Kebetulan pada saat itu kita keterlambatan GU (Ganti Uang Persediaan) di Kantor Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD) bersama dengan kepala BKAD Konsel, Dr. Sahlul.

” Yang kita belum bayar itu 3 Bulan, Yaitu Bulan Juli, Agustus, September dan ketika memasuki bulan 10 (Oktober) Pihak PLN telah memutuskan Jaringan Listriknya,” Terang mantan Kadis Sosial Konsel ini.

Dirinya membantah telah terjadi Tindak Pidana Korupsi di Lingkup Dispora Konsel.

” Dananya belum di cairkan di keuangan, dananya itu tidak di tarik dan masih ada di keuangan sekitar 60 juta malahan di kembalikan ke Kas Negara, ” Paparnya

Untuk selanjutnya, Pihak PLN akan menyambung kembali Jaringan Listrik di Dispora

” Saya sudah telpon Kepala PLN untuk menyambung ulang dan membayar ketungakkan sekitar Kurang lebih 10 juta untuk menyambung kembali, ” Imbuhnya

Reporter: Ricky

___________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here