Berita  

Bupati dan Wabup Belu Lakukan Panen Raya Jagung Hibrida R7

Bupati dan Wabup Belu Lakukan Panen Raya Jagung Hibrida R7

Porosmedia.com, RAIMANUK – Bupati Belu, dr Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM, secara simbolis memulai pelaksanaan panen raya jagung Hibrida R7, yang ditanam Kelompok Tani (Poktan) Sinar Beibae di Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Senin (31/10/2022).

Jagung Hibrida R7 yang dipanen di Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk merupakan hasil Pengembangan Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Pola Kemitraan Pemerintah Kabupaten Belu dengan Bank NTT. Program TJPS Pola Kemitraan yang sudah berlangsung di beberapa Kecamatan di Kabupaten Belu dalam Musim Tanam II, telah sampai pada tahap panen dengan total luas lahan 40, 80 hektar untuk 66 Wirausaha Mandiri.

Pada kesempatan tersebut,
Bupati Belu mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank NTT yang sudah membantu masyarakat Kabupaten Belu dengan memberi Bantuan Dana Pengembangan Pembiayaan Sektor Pertanian, khususnya Program TJPS Pola Kemitraan di Kabupaten Belu.
“Bukan saja masyarakat kita yang bekerja, tetapi kita juga akan berdayakan para Babinsa dan Babinpol dengan memberikan lahan pertanian untuk dikelola. Hal itu sesuai dengan instruksi Kasad, Pangdam dan Danrem agar TNI dilibatkan dalam bekerja,” katanya.

Baca juga:  Baksos Serentak di Hari Bhayangkara ke-76, Polres Belu dan Jajaran Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat

Menyinggung petani milenial, Pemerintah Kabupaten Belu berkomitmen mendorong regenerasi tenaga kerja di sektor pertanian yang memiliki inovasi, gagasan, dan kreativitas. Diharapkan, petani milenial akan menggerakkan kewirausahaan bidang agrikultur yang menjadikan wajah pertanian menjadi lebih segar dan atraktif untuk bisa berkelanjutan.
“Kita harus bangga menjadi Petani milenial, karena hasil dari pertanian ini bisa meraup penghasilan puluhan juta rupiah. Sebagai wirausaha mandiri, kita harus fokus ke jagung. Sebagai contoh, di Sumba ada 50.000 hektar, dan sesuai kalkulasi uang yang beredar sekitar 2 triliun rupiah dalam satu tahun,” sebut Bupati Belu mengulang penyampaian Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

Oleh karenanya, Bupati Belu mengajak semua elemen masyarakat untuk bekerja sama membangun daerah ini.
“Mari kita bekerja bersama dengan masyarakat dan tokoh agama untuk mengembangkan pertanian jagung di Kabupaten Belu,” pinta Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM memberi apresiasi kepada para petani yang sudah bekerja dengan tekun, sehingga dalam tiga bulan terakhir ini dapat memanen jagung yang sangat memuaskan.
“Untuk anak-anak muda yang bekerja sebagai petani jagung, agar mencintai pekerjaan yang sekarang digeluti. Bekerjalah dengan hati, pasti akan mendapatkan hasil yang baik. Sebagai petani milenial kita bisa mendapatkan uang dari hasil pertanian yang kita kelola,” imbuh Wabup Alo Haleserens.

Baca juga:  Yana : Akan Penuhi Janji Politik, Sesuai Pesan Mang Oded (Alm)

Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus M. Pontus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu yang selalu mendukung dalam program pengembangan pertanian khususnya dalam sektor Pertanian TJPS.
“Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu atas segala dukungan, perhatian, kerjasama dan keterlibatan untuk pengembangan sektor pertanian, khususnya dalam program sektor pertanian TJPS Pola Kemitraan di Kabupaten Belu. Untuk Musim Tanam ini, sudah tersedia bibit dan pupuk untuk lahan 253 hektar dan kita berharap tiga bulan kedepan ada dampak yang lebih luar biasa untuk masyarakat di Kabupaten Belu,” jelas Adi Pontus.