Angka Kemiskinan Bertambah, HIPPMA KONUT Menilai Bupati Konut Gagal

0
571
IKSAN BINSAR

POROSMEDIA.COM – KONAWE UTARA : Sejatinya, Bupati merupakan pimpinan tertinggi di suatu Kabupaten yang seyogyanya mampu menjadi leader perubahan kearah lebih baik dengan tujuan rakyat bisa sejahtera. Namun faktanya berbanding terbalik dengan Kabupaten Konawe Utara (Konut) Prov. Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal tersebut diungkapkan oleh Pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Dan Mahasiswa (HIPPMA) Kab. Konut, Iksan Binsar. Minggu 28 Juni 2020 disalah satu Kedai Kopi diKendari. Menurutnya Bupati Konawe Utara tidak mampu membawa Daerah menjadi lebih maju dan sejahtera.

“Program Pemerintah Konut mulai dari Jagung, Pendirian Smelter MBG, singkong Gajah dan Renegosiasi Sawit ternyata tidak memiliki efek peningkatan ekonomi terhadap masyarakat Konut.” Ungkap Iksan

Mahasiswa UHO Kendari ini menilai bahwa program unggulan Bupati Konut, Ruksamin adalah program gagal serta tidak bermanfaat bagi rakyat Konawe Utara.

Putra kelahiran Kec. Motui ini menerangkan bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) Konut menunjukan kenaikan drastis Jumlah kemiskinan sejak tahun 2013 hingga 2018. Dari jumlah 207.521 meningkat menjadi 260.861.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Bidang Ekonomi HIPPMA KONUT, Arif Najamudin bahwa Periode zaman kepemimpinan Aswad Sulaiman sangat jauh berbeda. Dan Justru lebih maju pada saat pemerintahan Aswad Sulaiman.

ARIF NAJAMUDIN

“kalau dijaman pemerintahan Pak Aswad Sulaiman, angka kemiskinan makin menurun, beda halnya dengan sekarang dizaman Pak Ruksamin, justru makin bertambah angka kemiskinan dan makin memburuk”. Terangnya.

Mahasiswa Asal Kec. Molawe ini menyimpulkan bahwa periode pemerintahan Ruksamin gagal total dan paling buruk jika dibandingkan dengan zaman pak Aswad Sulaiman.

“ditambah lagi dengan adanya bencana banjir yang melanda konut. sampai saat ini masih hanyak warga yang mengungsi tanpa ada solusi dari pemerintah daerah”. Tutup Aktivis HMI Kendari ini.

Laporan: Jeff

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here