Berita  

Aneh, Meski Belum Uji Lab, DLH Purwakarta Pastikan Cairan Limbah Sawit Produksi CV AWJ Tak Berbahaya

Avatar photo
Perusahaan Pengolahan Limbah Kelapa Sawit Di Kecamatan Darangdan Purwakarta Diduga Cemari Lingkungan
Limbah kelapa sawit di lokasi. Foto: Istimewa.

Porosmedia.com, Purwakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta memastikan cairan yang dihasilkan dari pengolahan limbah kelapa sawit yang di produksi oleh CV Abadi Wangun Jaya (AWJ) yang beralamat di Jalan Militer RT. 19 RW. 05 Kecamatan Darangdan, Purwakarta tak berbahaya.

Namun aneh, cairan tersebut itu dinyatakan tak berbahaya tanpa adanya hasil dari uji laboraturium yang dilakukan oleh DLH Purwakarta.

Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Iwan Sobarna mengatakan dari sampel yang diambil itu tidak dilakukan uji lab karena cairan tersebut merupakan produk pupuk cair.

Iwan juga mengatakan bahwa di perusahaan tersebut tidak ada aktivitas pengolahan limbah berbahaya.

Kata dia, hanya dengan dilihat secara kasat mata, cairan tersebut sudah dapat dipastikan sebagai pupuk cair.

“Perusahaan atau CV AWJ itu jenisnya UMKM, dan tidak ada limbah sisa produksi dari pupuk cair disana, untuk sampel yang kami bawa ini merupakan produk, bukan limbah,” ungkap Iwan Sobarna ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya Kamis,19 Januari 2023.

Baca juga:  Soal Bocornya Pipa Pembuangan Air RSU Amira Purwakarta, Dinas Baru Bisa Bertindak Setelah Ada Laporan

Kendati demikian, ia mengaku tak mengetahui darimana perusahaan tersebut memperoleh limbah kelapa sawit yang diolah pada perusahaan tersebut.

“Soal itu kita masih meminta dan sudah kita kasih catatan kepada perusahaan tersebut,” beber Iwan.

Ia juga menyarankan untuk mengetahui kategori usaha maupun jenis perizinan perusahaan tersebut untuk menanyakan langsung ke dinas terkait

Diberitakan sebelumnya, CV Abadi Wangun Jaya (AWJ) sebuah perusahaan pengolahan limbah kelapa sawit yang beralamat di Jalan Militer, Kampung Darangdan RT 19 RW 05, Desa Darangdan, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta diduga telah melakukan pencemaran lingkungan.

Menurut warga setempat, perusahaan tersebut sempat di gruduk warga yang protes karena perusahaan tersebut melakukan pencemaran lingkungan dengan cara membuang limbah cair ke dalam drum yang telah dilubangi dan disimpan didalam lubang tanah yang berada di areal perusahaan.

Diceritakan, cairan yang dibuang ke dalam drum yang ditanam didalam tanah itu diduga meresap ke dalam tanah. Mengetahui, itu warga pun langsung melakukan aksi demo dan meminta pihak perusahaan agar menghentikan aktivitas pencemaran, pada beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Tidak Salah, Mahasiswa Lebih Fokus Kegiatan Di Luar Kampus

Ketua RW setempat, Mahdi, mengatakan perusahaan tersebut sejak awal berdiri sempat berganti jenis usaha dalam mengurus izin lingkungan.

“Awalnya perusahaan itu izinnya pengolahan garam, karena aktivitasnya tidak sesuai dan melakukan pencemaran lingkungan waktu itu sempat di demo oleh warga, kemudian perusahaan tersebut mengajukan izin yang baru di bidang pengolahan pupuk organik, pupuk cair dan transit,” kata Mahdi kepada wartawan, Kamis 19 Januari 2023.

Ia juga mengatakan bahwa perusahaan yang kurang lebih telah beroperasi selama sembilan bulan ini sempat di sidak oleh Komisi III DPRD Purwakarta beserta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta dan Satpol-PP.