Aktivis Laonti: Oknum Sekdes di Laonti harus ditahan akibat terlibat kampanye Politik

0
882
WIDARJA,S.Sos

POROSMEDIA.COM – KENDARI: Aktivis Kecamatan Laonti Kab. Konawe Selatan (Konsel) Widarja, S.Sos menyayangkan lambannya proses penyelidikan yang dilakukan Panwascam Laonti dalam mengusut dugaan pelanggaran oleh oknum  Sekretaris Desa Sangi-sangi Kecamatan Laonti.

Oknum sekdes Sangi-Sangi secara terang-terangan memakai seragam Kampanye salah satu pasangan calon Bupati Konawe Selatan. Sehingga atas terlibatnya dimomen kampanye tersebut ia diperiksa di Bawaslu Kab. Konsel atas dugaan pelanggaran pemilu.

Aktivis Laonti menilai bahwa proses pemeriksaan oknum sekdes sangi-sangi terkesan lamban dan tidak serius. Pasalnya, dokumentasi hadirnya oknum sekdes di kampanye politik sangat jelas.

“Bawaslu bersama Gakkumdu harus benar-benar serius menangani keterlibatan oknum Sekdes Sangi-Sangi dalam keterlibatan kampanye politik pada salah satu paslon”. Ujar Widarja.

Kalau persoalan karena sudah mengundurkan diri, lanjut Widarja, maka saya siap menunjukan bukti-bukti yang kuat bahwa sekdes sangi-sangi masih menjadi dan menjabat sebagai sekdes hingga saat ini.

“bagaimana mungkin, Surat pengunduran diri dibuat bulan Juni 2020, sementara pada September 2020 ia masih menandatangani dokumen administrasi di Desa”. Bebernya.

Widarja menilai bahwa surat pengunduran diri yang dibuat oleh oknum sekdes merupakan cara untuk bebas dari jeratan pidana pemilu. Menurutnya, Hal tersebut tentu ada keterlibatan Kepala Desa.

“Yang pasti Bawaslu maupun Gakkumdu tidak boleh memberhentikan pemeriksaan bukti-bukti. Jika diperlukan, kami siap menunjukan bukti yang dibutuhkan Bawaslu”. Tegas Alumni UHO ini.

Masih Widarja, Kalaupun ia benar telah mengundurkan diri pada bulan Juni, maka sekdes Sangi-sangi diduga keras telah menandatangi dokumen negara yang bukan kapasitasnya sebagai sekdes pada bulan september. Dan itu adalah pidana kejahatan.

Sementara itu, Awaludin AK selaku Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesasian Sengketa Bawaslu Konsel menanggapi dengan santai, ia mengatakan bahwa proses pemeriksaan masih berjalan dan masih pendalaman bukti-bukti.

Ia juga berharap agar siapapun yang memiliki bukti kuat agar melaporkan kepihaknya, sebagai bahan pengembangan pemeriksaan oknum sekdes, agar proses pemeriksaan semakin  lancar.

“saran kami, jika ada pihak yang memiliki bukti keterlibatan oknum sekdes agar koperatif melaporkan kepada Gakkumdu atau melalui Bawaslu”. Ujarnya.

Reporter: Akbar Sahid

______________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here