Akan Unjuk Rasa di PT. GMS, Masyarakat Lingkar Tambang Laonti Lakukan Konsolidasi

0
66
Gerakan Masyarakat Lingkar Tambang (GMLT) Kec. Laonti

POROSMEDIA.COM – KONAWE SELATAN : Sejumlah Masyarakat Kecamatan Laonti yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Lingkar Tambang ( GMLT) Kecamatan Laonti konsolidasi Menyikapi PT. Gerbang Multi Sejahtera ( GMS )yang sampai saat ini masih terkesan acuh memberikan klarifikasi terkait Jaminan Kepastian terhadap Masyarakat Kec-Laonti, Rabu 29/07/2020

sekedar untuk di ketahui PT.Gerbang Multi Sejahtera ( PT.GMS ) beroperasi pada wilayah kecamatan Laonti

Pada Kesempatan itu Sejumlah Masyarakat Kec-Laonti yang tegabung dalam Gerakan Masyarakat Lingkar Tambang ( GMLT )melakukan Konsolidasi yang di hadiri beberapa media Online, guna untuk menyampaikan tuntutan mereka melalui Konfrensi Pers terkait tuntutan masyarakat lingkar tambang yang sampai saat ini tidak diindahkan oleh Manajemen PT. Gerbang Multi Sejahtera.

Melalui Jubir dan sekaligus Koordinator ( GMLT ), Muhammad Roy, S.Sos membeberkan bahwa tuntutan masyarakat yang tergabung dalam ( GMLT ). mestinya segera direspon oleh Pihak Manajemen PT. Gerbang Multi Sejahtera ( PT GMS ) sebab tuntutan tersebut sangat sederhana dan tidak sulit untuk dikabulkan,tuturnya.

Sebab dalam tuntutan masyarakat lingkar tambang ( MLT ). hanya meminta kepada pihak Manajemen PT. Gerbang Multi Sejahtera untuk hadir memberikan jaminan kepastian untuk keberlanjutan seluruh tahapan usaha pertambangan di Site Area yang berkedudukan di Kecamatan Laonti.katanya

Namun miris, sampai saat ini Direktur Utama  PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS) atau yang mewakili tidak dapat hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan jawaban atas tuntutan tersebut.Ungkap Roy menyesalkan pihak PT. GMS yang terkesan acuh memberikan penjelasan terkait kelanjutan Jaminan Kepastian terhada Masyarakat Kecamatan Laonti.

Masih lanjut Roy, terlalu sederhana langkah yang ditempuh untuk menyelesaikan tuntutan masyarakat lingkar tambang. Manajemen PT. Gerbang Multi Sejahtera ( PT. GMS ) hanya perlu hadir di tengah-tengah masyarakat lingkar tambang untuk memberikan penjelasan terkait jaminan kepastian untuk keberlanjutan seluruh tahapan usaha pertambangan di Kecamatan Laonti.

Hingga ia menyesalkan kondisi hari ini menunjukan bahwa Manajemen PT. Gerbang Multi Sejahtera sengaja memperpanjang permasalahan yang ada sehingga Kondisi seperti ini mengundang kecurigaan di masyarakat bahwa terdapat oknum-oknum di internal perusahaan yang mencari keuntungan dengan sengaja membuat situasi menjadi semakin rumit.tudingnya

Sembari iya melanjutkan tuntutan masyarakat lingkar tambang kepada Manajemen PT. GMS sangatlah sederhana, masyarakat hanya meminta pihak Manajemen ( PT. GMS ) untuk hadir di tengah-tengah masyarakat agar memberikan kepastian kapan aktifitas produksi akan dilanjutkan. hanya saja Manajemen PT. GMS sampai saat ini tidak memberikan respon baik terhadap tuntutan masyarakat sehingga membuat situasi semakin rumit”. Ucap Roy (sapaan akrabnya).

Masi ia”Kami heran dengan sikap Manajemen PT. GMS, apa yang sesungguhnya menjadi alasan sehingga mereka tidak dapat menemui masyarakat? Mestinya kan Manajemen PT. GMS peka terhadap reaksi sosial masyarakat, apa susahnya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kepastian kapan aktifitas produksi perusahaan dilakukan, kan gampang. Sikap PT. GMS hari ini membuat kami curiga, mungkin ada oknum yang sengaja bermain-main” tudingnya lagi

Di tempat yang sama, Widarja, S.Sos menambahkan juga bahwa situasi seperti ini mengisyaratkan adanya indikasi pemanfaatan gerakan masyarakat oleh oknum-oknum tertentu di internal perusahaan yang mengambil keuntungan atas permasalahan tersebut.

sebab, lanjut Widarjo, tuntutan yang disampaikan masyarakat kepada Manajemen PT. Gerbang Multi Sejahtera bukanlah hal yang sulit, namun sikap Manajemen PT. Gerbang Multi Sejahtera yang selalu memberikan alasan untuk tidak menemui masyarakat dalam rangka memberikan jaminan kepastian untuk keberlanjutan aktifitas pertambangan di Kecamatan Laonti merupakan upaya untuk memperpanjang permasalahan di tengah masyarakat.

“Saya sinyalir ada oknum di internal perusahaan yang memanfaatkan situasi ini agar mendapat keuntungan. Sikap Manajemen PT. GMS yang tidak koperatif atas tuntutan masyarakat merupakan upaya oknum-oknum di dalam perusahaan yang sengaja membuat situasi semakin rumit” ucap Widarja.

Hal senada juga disampaikan oleh Rahmat Efendi, S.Si, bahwa semestinya Manajemen PT. Gerbang Multi Sejahtera dapat hadir menemui masyarakat lingkar tambang, sebab hal tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya.

Menurutnya bahwa langkah Manajemen yang sengaja menghadirkan pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan di site area PT. GMS memicu kekecewaan masyarakat, kehadiran pihak kepolisian bukanlah yg dikehendaki oleh masyarakat. Semestinya kata Rahmat, yg dihadirkan adalah Direktur Utama PT. Gerbang Multi Sejahtera atau yang mewakili agar tuntutan masyarakat dapat segera diindahkan.

“Seharusnya jika PT. GMS berniat untuk menyelesaikan riak di tengah masyarakat, yang dihadirkan mestinya Direktur Utama atau yang mewakili, bukannya menghadirkan pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan di site area PT. GMS” ucap Rahmat.

Laporan : Hendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here